
Askindo Ragu Sulsel Capai 340.000 Ton Kakao

Makassar (ANTARA News) - Asosiasi Kakao Indonesia Sulawesi Selatan ragu daerah ini mampu merealisasikan target produksi kakao sekitar 340.000 ribu ton di 2013.
"Mudah-mudahan masih bisa dicapai, mengingat anggaran Gernas menurun di 2011," kata Ketua Askindo Sulsel, Yusa Rasyid Ali di Makassar, Rabu.
Hanya saja ia tidak menyebut jumlah besarnya jumlah penurunan, namun penyebabnya ada perluasan provinsi yang masuk dalam cakupan gernas kakao.
Pada 2010, anggaran Gernas kakao Sulsel sekitar Rp140 miliar, atau mengalami penurunan drastis dibanding 2009 yang jumlahnya sekitar Rp300 miliar.
Penurunan itu juga disebabkan penambahan tiga provinsi yang masuk dalam program gernas kakao yaitu Gorontalo, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.
Ia mengemukakan, kabupaten paling merasakan penurunan anggaran gernas kakao yakni, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur yang sebelumnya mendapatkan alokasi anggaran paling besar.
Yusa yang juga Ketua Komisi B DPRD Sulsel mengemukakan, target tersebut masih bisa dicapai jika, Dinas Perkebunan Sulsel dan 11 kabupaten/kota yang mengelola anggaran gernas kakao bekerja sungguh-sungguh dan mengefektifkan anggaran tersebut.
"Ya satu-satunya cara, adalah bekerja sungguh-sungguh. Jangan lagi ada alasan klasik, menyalahkan cuaca, atau petani yang sulit diarahkan," jelasnya.
Selain dari mendapatkan anggaran gernas dari APBN, Sulsel masih bisa berharap mencapai traget produksi kakao dengan mengefektifkan dana dari APBD provinsi.
Yusa mengemukakan, pada APBD Sulsel 2011, terdapat anggaran sebesar Rp3,5-Rp4 miliar untuk peningkatan jumlah produksi dan mutu kakao Sulsel. (T.KR-AAT/S006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
