Logo Header Antaranews Makassar

90 Balon Kades di Bantaeng Ikut Seleksi

Kamis, 17 Februari 2011 23:19 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) Sebanyak 90 orang Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) mengikuti seleksi untuk meraih kesempatan menjadi Kades pada 18 desa di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Para Balon Kades tersebut datang dari berbagai kalangan, termasuk mantan Kades dan alumni perguruan tinggi.

Muh Tamrin (25), Balon Kades Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa merupakan balon termuda. Alumni Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar tersebut di Bantaeng, Kamis, mengaku ikut mengadu keberuntungan karena beropsesi memajukan desanya sejajar dengan desa lainnya yang sudah lebih dulu maju.

"Saya merasa tertantang dengan visi Pemda Bantaeng yang ingin mewujudkan daerah ini berbasis desa mandiri," terangnya. Meski begitu, Pemda Kabupaten Bantaeng melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM dan Pemdes) tak hanya mensyaratkan uji kompetensi melalui tes tertulis, namun masih ada tes lainnya.

"Yang lolos dari tes ini masih akan mengikuti seleksi visi misi serta wawancara," terang Kepala BPM dan Pemdes Ir Meyriyani, MSi. Menurutnya, tes ini dimaksudkan untuk melahirkan calon Kepala Desa yang berkualitas.

Sumber daya manusia desa harus memiliki pandangan yang luas terhadap desanya karena tantangannya juga semakin besar. Bersamaan dengan itu, masyarakat juga semakin kritis seiring perkembangan teknologi.

Karena itu, diperlukan Pemerintah Desa yang handal untuk membawa daerah ini maju berbasis desa mandiri, tuturnya seraya mengemukakan, pemaparan visi misi para Balon Kades dimaksudkan untuk melihat kemampuan serta pemahamannya terhadap desa yang akan dipimpinnya agar pada saatnya dia terpilih, sang Kades sudah siap.

Karena itu, masing-masing Balon yang lolos akan ditampilkan di depan masyarakat dalam bentuk debat kandidat yang panelisnya para tokoh masyarakat, tambah Meyriyani. Terobosan baru untuk pemilihan desa ini diharapkan menjadi contoh terhadap daerah lainnya di Sulsel maupun di tanah air.

Asisten I Pemda Kabupaten Bantaeng Drs Muslimin M, MSi mengatakan, seleksi ketat para Balon Kades dilakukan karena Kades merupakan ujung tombak pemerintahan.

Karena itu, kami ingin orang-orang di ujung tombak tersebut benar-benar berkualitas dan diterima masyarakat. Dengan begitu, diharapkan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat diraih, tandasnya.

Hingga Maret 2011, sebanyak 18 desa akan melakukan pesta demokrasi. Ke-18 desa tersebut masing-masing Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa, Desa Bonto Daeng, Bonto Rannu dan Bonto Lojong di Kecamatan Uluere, Desa Bonto Loe dan Bonto Jai di Kecamatan Bissappu.

Desa Kaloling dan Tombolo di Kecamatan Gantarangkeke, Desa Pattalassang, Balumbung dan Bonto-Bontoa di Kecamatan Tompobulu, Desa Lumpangan, Nipa-Nipa dan Papanloe di Kecamatan Pajukukang, Desa Pabumbungang, Parang Loe, Mappilawing dan Mamampang di Kecamatan Eremerasa. (U.KR-AAT/F003).



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026