Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur : MUI Sandaran Masyarakat

Sabtu, 2 April 2011 04:43 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dibutuhkan masyarakat menjadi tempat sandaran, mencari solusi, ketauladanan serta untuk menyejukkan suasana yang terjadi belakangan ini.

Hal tersebut dikemukakannya di Makassar, Jumat, saat membuka musyawarah daerah (Musda) MUI Sulsel yang akan berlangsung hingga Minggu, 3 April 2011.

Ketua Komisi Fatwa MUI KH Ma'ruf Amin mengatakan, MUI saat ini wajib melakukan perbaikan-perbaikan terkait perilaku masyarakat.

Termasuk perbaikan struktur, aturan dan regulasi agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan, baik di tengah masyarakat maupun pemerintahan.

"Jangan sampai umat kita terprovokasi. Ketika MUI buat fatwa tentang sesatnya Ahmadiyah, ada yang mengatakan kalau yang sesat itu MUI," ujarnya yang menambahkan, sejak 2005, MUI telah menekankan kalau aliran tersebut menyimpang.

"Hal ini bukan soal perbedaan pendapat dan ini tidak bisa kita toleransi," ujarnya.

Musda ini, lanjutnya, digelar sebagai penyegaran di tubuh MUI, meski tidak berarti pergantian kepengurusan.

Pemilihan Ketua MUI Sulsel periode 2011-2016 akan mulai digelar pada Sabtu 2 April 2011 di Asrama Haji Sudiang.

Ketua Panitia Musda Rahim Yunus menjelaskan, pemilihan kepemimpinan di MUI berbeda dengan organisasi masyarakat lainnya dan menggunakan sistem formatur.

Formatur nantinya akan berjumlah tujuh orang terdiri atas unsur ketua, sekretaris serta lima orang dari perwakilan daerah.(T.KR-RY/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026