Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Ancam Jegal Atlet Pembelot

Minggu, 10 April 2011 19:18 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sulawesi Selatan mengancam menjegal atlet yang membela provinsi lain yang tampil dalam Pra PON di Jawa Tengah, 6-12 Juni 2011.

Sikap tegas Perbasi Sulsel sebagai jawaban dari keinginan salah satu atlet atas nama Haerun Nassa yang berencana tampil memperkuat tim DKI Jakarta pada kualifikasi PON mendatang.

"Kami akan bertemu lagi dengan atlet yang bersangkutan untuk melihat reaksi terakhirnya. Jika pada akhirnya tetap berkeinginan membela tim lain, kami akan menjegalnya untuk tampil pada Pra PON," kata Sekretaris Umum Perbasi Sulsel, Muh Taufik, di Makassar, Minggu.

Selain ancaman menjegal atlet yang membelot, Perbasi Sulsel juga telah menyiapkan sanksi tegas kepada atlet tersebut. Keputusan itu sebagai upaya untuk menghindari kejadian serupa pada masa yang akan datang.

Menurut Taufik, pihaknya tidak melarang seorang atletnya memperkuat provinsi lain asal sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku. Maklum, dalam undang-undang olahraga menjelaskan setiap atlet harus meminta izin paling lambat dua tahun sebelum kegiatan Pra PON.

"Jika ia menyampaikan keinginannya kepada kami sejak 2008 lalu, kita tentu tidak akan mempersoalkan. Kita akan menyiapkan sanksi jika panggilan kita akhirnya tetap diabaikan," katanya.

Dalam persiapan menghadapi kualifikasi PON nanti, Perbasi Sulsel kini fokus melakukan penilaian kepada 40 atlet yang terjaring pada seleksi Janurai 2011. Dari seluruh atlet akan diciutkan lagi menjadi 20 baik putra dan putri.

"Kita lebih fokus menggelar latihan sekaligus penilaian untuk menentukan siapa yang memang pantas memperkuat Sulsel. Kita optimistis bisa lolos menuju PON 2012 mendatang," ucapnya.
(T.KR-MH/T009)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026