
BRI Dorong Pergerakan Ekonomi Bantaeng

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bantaeng dinilai berperan terhadap pergerakan ekonomi Kabupaten Bantaeng, yang dibuktikan dengan tingginya LDR (Loan to Deposit Ratio).
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah pada penarikan hadiah Simpedes Kanca BRI Bantaeng periode Juli-Desember 2010 di Bantaeng, Sabtu, mengatakan, LDR Bank BRI Bantaeng mencapai 135 persen.
Meski jumlah penyaluran kredit tersebut tinggi, namun pengembaliannya juga cukup lancar. Artinya, interaksi antara bank dan nasabahnya berjalan baik dan sehat, ucap Bupati.
Dukungan perbankan tersebut juga telah menampakkan sejumlah harapan yang dari waktu ke waktu mulai dirasakan masyarakat. Ia kemudian menunjuk sejumlah pembangunan infrastruktur seperti jalan, cekdam pengendali banjir, industri dan berbagai kegiatan lainnya.
Khusus tahun ini, Bupati mengatakan, minimal ada empat proyek yang akan menjadi kado hari jadi Bantaeng yang ke-757 pada Desember 2011.
Keempat proyek yang diharapkan rampung masing-masing proyek pembangunan kolam renang bertaraf internasional. Fasilitas yang dilengkapi kolam anak tersebut diharapkan rampung Oktober 2011.
Fasilitas lainnya adalah Pasar Tradisional Moderen Lambocca. Pasar yang merupakan salah satu percontohan nasional ini akan menampung para pedagang tanpa dipungut bayaran.
Pada akhir Mei atau Juni juga akan diletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Moderen berlantai delapan dengan pelayanan internasional. Rumah sakit yang peralatannya sudah difungsikan tersebut menjadi rujukan penderita jantung di wilayah selatan Sulsel.
Proyek lainnya adalah kawasan wisata Pantai Marina Korong Batu. Keempat proyek besar untuk ukuran kabupaten tersebut diharapkan rampung tahun ini, jelasnya.
Bupati mengemukakan rasa terima kasihnya kepada BRI yang mengambil peran penting dalam pembangunan daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini.
"Kami berterima kasih kepada BRI yang peduli dan menopang sektor ekonomi, terutama pertanian," ucap Bupati seraya mengemukakan sejumlah infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat yang sudah terpenuhi.
Pembangunan jalan pun kini sudah 80 persen selesai dan diharapkan 2012 semua jalan sudah hotmix. Khusus jalan Raya Lanto dan Jalan Pahlawan dalam waktu singkat juga sudah dikerjakan.
Ia berharap, masyarakat bersabar dan bersyukur agar ekonomi daerah ini bergerak lebih cepat menunjang peningkatan kesejahteraan. "Tetap jaga kekompakan dan jaga keamanan dengan penuh rasa kekeluargaan," pintanya.
Pemimpin BRI Cabang Bantaeng Widayat mengatakan, pihaknya berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) Rp130 miliar yang berasal dari tabungan dan berbagai produk layanan lainnya hingga April 2011.
Dana yang berhasil dihimpun tersebut dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan berbagai jenis kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Ia berharap, masyarakat Bantaeng lebih aktif mempercayakan pengelolaan dananya ke BRI sebab selain dikembalikan dalam bentuk kredit, juga semakin berpeluang mendapat hadiah pada setiap pengundian.
Dia mengemukakan harapannya kepada nasabah yang menjadi kreditur BRI agar memanfaatkan dananya sesuai peruntukan sehingga mampu menopang pertumbuhan pembangunan di daerah ini.
Khusus undian periode Juli-Desember 2011 yang dilakukan kali ini, Pemimpin BRI Cabang Bantaeng ini mengatakan, undian merupakan bagian dari upaya untuk merangsang masyarakat menabung, sekaligus memberi manfaat langsung. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
