
Mobil Pengangkut BBM Terperosok ke Jurang

Mamuju (ANTARA News) - Mobil pengangkut Bahan Bakar Minyak jenis premium tujuan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, dengan nomor polisi DD 9856 QD, terperosok ke dalam jurang sedalam 15 meter sekitar 25 kilometer dari Kota Mamuju.
Adi, salah seorang saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa, mengatakan, mobil pengangkut BBM yang dikemudikan, Anto (35 th) bergerak dari arah selatan menuju Kota Mamuju.
Namun demikian, nasib nahas menimpa pengemudi kendaraan ini setelah mobil itu kehilangan kendali saat berada di tikungan tanjakan hingga terperosok ke dalam jurang.
"Peristiwa yang menimpa sopir pengangkut BBM ini terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Hingga kini belum ada aparat kepolisian berada di TKP," kata dia.
Ia mengatakan, meski tak menimbulkan korban jiwa, namun sopir dan seorang rekannya mengalami luka memar bagian kaki dan kepala yang diduga akibat terbentur saat mobil terperosok ke dalam jurang.
"Korban berhasil dikeluarkan dari dalam jurang beberapa menit kemudian atas pertolongan warga yang kebetulan melintasi daerah pegunungan yang memang jauh dari pemukiman. Sedangkan mobil masih belum dapat dikeluarkan dari dasar jurang,"terangnya.
Dia mengatakan, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju, untuk diberikan pertolongan secara medis.
Adi yang juga berprofesi penarik ojek ini mengemukakan, mobil yang terperosok ke dalam jurang itu diduga kuat akibat rem blong. Beruntung saat mobil berada di tanjakan tikungan tak ada mobil yang membuntutinya.
"Mobil ini sempat mundur saat berada di tanjakan, namun tiba-tiba mobil pengangkut BBM ini mundur dan terjatuh ke dalam jurang,"terangnya.
Ia mengatakan, kejadian ini sempat memacetkan jalan trans Sulawesi karena para pengguna jalan berhenti untuk melihat dari dekat bangkai mobil pengangkut BBM tersebut.
Dia mengatakan, beberapa warga yang kebetulan berkebun di lokasi ini memanfaatkan mengambil BBM jenis premiun dari tumpahan dari tangki mobil itu, walaupun tidak disadari bahaya menghantui mereka.
"Warga yang mengambil tumpahan bensin dari tangki mobil itu sangat berbahaya karena bisa saja terjadi ledakan,"ucapnya. (T.KR-ACO/Y006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
