
Dana Carrefour Digelapkan Rp20 Juta
Rabu, 22 Juni 2011 03:56 WIB

Hal itu terkuak saat pihak Bank Niaga beserta perusahaan jasa tersebut di Makassar, Selasa, menghitung ulang jumlah uang diketahui hanya Rp480 juta dari total yang diserahkan pihak carrefour senilai Rp500juta.
Ia mengaku, ada keganjilan dengan tidak mengetahui uang tersebut diambil To salah satu staf pihak jasa pengantar yang merupakan rekan bisnis PT Carrefour pada Senin lalu yang kemudian disetorkan ke bank Niaga jalan Ahmad Yani dalam keadaan tersegel.
"Saya tidak tahu kalau dia (To) sudah mengambil uang itu, kemudian saya hanya disodorkan tandatangan surat penyerahan penyetoran uang," katanya.
Dikonfirmasi terpisah, To usai pemeriksaan mengaku tidak mengetahui jika uang yang diambil dari pihak carrefour kurang Rp20 juta dari total yang disetorkan senilai Rp500 juta.
Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian, Aiptu Moh Arifin, disela pemeriksaan sejumlah saksi mengatakan, pihak kepolisian belum bisa menarik dan memberikan kesimpulan atas kasus penggelapan ini.
"Kami masih menelusuri dan belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan. Tetapi kami sudah mengendus bila uang tersebut diduga digelapkan. Kami pun bingung karena kedua belah pihak sama-sama membenarkan, jelas ini ada permainan," terang Arifin.
Sebelumnya, uang Rp20 juta raib setelah pihak bank menghubungi karyawan PT Carrefour, Muhammad Zulham, setelah menerima informasi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panakukang untuk diproses. Sementara pihak Perusahaan jasa dengan PT carrefour sudah menjalin kerjasama selama tujuh tahun hingga 2011.
(T.PSO-282/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
