
Realisasi PMA Sulsel Merosot
Jumat, 12 Agustus 2011 18:18 WIB

"Nilai realisasi PMA pada 2010 mencapai lebih dari 441 juta dolar Amerika dari 23 proyek. Ini sudah triwulan dua baru sekitar 80 juta dolar Amerika harusnya sudah 200 juta dolar Amerika," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo, di Makassar, Jumat.
Dengan nilai realisasi PMA yang dicapai hingga semester satu 2011, menurutnya, akan sulit mengejar pencapaian realisasi investasi pada 2010.
Sementara itu, dari data urutan investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal Pusat (BKPM), pada semester pertama 2011 ini, PMA Sulsel berada pada urutan 18 secara nasional dari urutan tujuh pada 2010 dan menjadi provinsi peraih nilai PMA tertinggi di luar Pulau Jawa selain Kalimantan Timur.
Ia memperkirakan, menurunnya realisasi PMA ini karena kebijakan pemerintah pusat lebih mendorong pertumbuhan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
"Memang secara nasional PMDN meningkat mungkin karena kebijakan pemerintah pusat lebih mendorong PMDN. PMA yang masuk disuruh mengasimilasi dengan PMDN makanya triwulan satu itu meningkat," ujarnya yang memperkirakan peningkatan realisasi PMDN akan kembali terjadi pada triwulan III 2011.
Peningkatan realisasi nilai PMDN Sulsel juga mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, BKPMD optimistis, realisasinya dapat melampaui pencapaian 2010.
Peningkatan nilai realisasi investasi ini, tambahnya, didorong pula dengan dengan kehadiran Pelayanan Terpadu satu Pintu (PTSP). (T.KR-RY/M012)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
