Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Raih Dua Emas dan Lima Perak

Kamis, 22 September 2011 03:24 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Selatan berhasil meraih dua emas dan lima perak pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XII, di Batam Kepulauan Riau, 18-24 September 2011.

Dua emas Sulsel dipersembahkan Bertha Sarirabone dan Sri Ummi Utami, masing-masing untuk nomor 800 meter putri serta lempar lembing putri.

Sedangkan untuk perolehan lima perak masing-masing diraih Akil (lempar lembing putra), Ayu Ariandani (lempar lembing putri), Lismawati (nomor 1500 meter putri), Bertha Sarirabone(400 meter putri) serta Sri Ummi Utami untuk tolak peluru putri.

Sekretaris Umum PASI Sulsel Ad'dien, di Makassar, Rabu, mengatakan bahwa hasil yang diraih atlet tak lepas dari persiapan tim yang lebih matang. Selain itu, kualiitas atlet yang diturunkan juga merupakan atlet yang memang selalu menjadi andalan Sulsel.

"Kita bersyukur bahwa keputusan kita mengikutsertakan mereka ternyata menuai hasil yang membanggakan. Mudah-mudahan prestasi ini bisa tetap dipertahankan pada even selanjutnya," katanya.

Ketua Pembinaan dan Prestasi KONI Sulsel itu menjelaskan, beberapa atlet yang sukses meraih medali seperti Ayu Ariandani, merupakan atlet yang juga akan memperkuat Sulsel di PON XVII Riau 2012.

"Kita berharap prestasi yang diraih di Pomnas bisa dijadikan modal untuk menghadapi PON 2012. Saya kira peluang kembali meraih medali cukup terbuka,"katanya.

Sekretaris Bapomi Sulsel Nukhrawi Nawir, juga berharap agar prestasi yang diraih cabang atletik bisa menjadi motivasi atlet dari olahraga yang lain untuk berusaha tampil lebih maksimal.

Harapan itu, kata Nukhrawi, tak lepas dari upaya Bapomi Sulsel untuk mewujudkan target posisi lima di Pomnas 2011. Pada pomnas sebelumnya, Sulsel hanya menempati posisi 10 besar klasemen akhir.

"Atlet yang kita turunkan merupakan yang berpotensi besar meraih medali. Saya kira atletik sudah membuktikan hal itu dengan apa yang telah dicapainya," ujarnya. (T.PSO-283/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026