Logo Header Antaranews Makassar

Turki -Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan

Rabu, 5 Oktober 2011 21:18 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Turki dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas kerja sama pendidikan terutama tentang pertukaran mahasiswa dan rencana pendirian sekolah asrama.

Chairman Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association (PASIAD) dari Turki Ahmet Cicek usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Rabu, mengatakan, pembicaraan kerja sama pendidikan ini merupakan tindak lanjut teknis dari nota kesepahaman antara pihaknya dengan Pemerintah Provinsi Sulsel pada 2008.

Bentuk kerja sama yang akan dilakukan adalah pertukaran mahasiswa Turki dan negara-negara Asia Tengah lain dengan mahasiswa dari Sulsel dan rencana pendirian sekolah asrama di Sulsel.

Khusus untuk rencana pendirian sekolah PASIAD, pihaknya akan melakukan pembicaraan lanjutan yang lebih mendalam dan melengkapi data-data dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.

"Yang paling penting, kami ingin mengunjungi saudara-saudara kami," kata Ahmet.

Ia menambahkan masih banyak agenda kerja yang akan dilakukan pihaknya dengan pemerintah provinsi dan Pemerintah Kota Makassar.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Patabai Pabokori menjelaskan, sekolah asrama tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas terbaik yang disiapkan oleh PASIAD termasuk pengajar.

Pihaknya akan melakukan survei lahan minimal seluas lima hektare dan gedung untuk memfasilitasi pendirian sekolah yang akan mencakup pendidikan dasar hingga menengah atas ini.

"Pada 2012 mungkin sudah bisa dibangun. Bentuk kerja sama pendiriannya bisa dengan pemerintah, yayasan, atau dengan swasta," katanya.

Diharapkan sekolah asrama PASIAD di Sulsel menjadi yang terbaik dibanding daerah lain di Indonesia. "Mutu menjadi kelebihan dari sekolah ini karena sebagian pengajar dari Turki terutama pendidikan bahasa dan fasilitas pendukung pendidikan. Kemungkinan bisa menampung hingga 1.000 siswa, kami masih cari bentuk," jelasnya.

Mengenai pertukaran mahasiswa, ia menambahkan, baik mahasiswa Sulsel yang bersekolah di Turki atau sebaliknya seluruhnya akan ditanggung oleh PASIAD. Kerja sama ini akan melibatkan salah satu perguruan tinggi di Sulsel.(T.KR-RY/N002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026