
RT Siap Data Warga Hadapi Pilpres

Kendari (ANTARA Sulsel) - Jajaran Rukun Tetangga (RT) di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) siap bermitra dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kantor Catatan Sipil (Capil) untuk mendata ulang warganya menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres).
Kabag Informasi dan Komunikasi (Infokom) Pemkot Kendari Haryanto Sada di Kendari, Minggu mengatakan, banyaknya warga yang tidak terdata pada pemilihan legislatif yang lalu karena pendataan warga tidak melibatkan RT setempat.
"Yang paling tahu keberadaan warga di suatu permukiman adalah para Ketua RT. Tetapi mereka tidak dapat berbuat banyak karena tidak dilibatkan oleh Kantor Capil maupun KPU dalam melakukan pendataan," kata Haryanto.
Pelibatan Ketua RT dalam akurasi data warga pemilih tidak dapat ditunda-tunda lagi karena Pilpres akan dilaksanakan 8 Juli 2009 mendatang.
Anggota DPRD Sultra La Pili mengatakan, pelibatan Ketua RT mendata warga pemilih menghadapi Pilpres tepat karena mereka paling tahu keberadaan warganya.
"Ketua RT dan warganya tidak dapat dipisahkan. Warga senantiasa membutuhkan bantuan RT-nya sebaliknya RT menanti kesadaran warganya dalam berbagai aktivitas di lingkungan setempat," kata politisi PKS tersebut.
Ia menyarankan pendataan pemilih menghadapi Pilpres 8 Juli 2009 sudah harus dimulai agar tidak terkesan asal-asalan seperti pendataan masa lalu.
Ketua RT 12 Kelurahan Kambu Kota Kendari, Agus mengatakan, banyak warga menyampaikan keberatan tidak terdata sebagai pemilih pada Pemilu legislatif yang lalu.
"Keluhan warga disampaikan kepada masing-masing RT bukan kepada pejabat pemerintah atau KPU," katanya.
Oleh karena itu, pelibatan ketua RT mendata warga pemilih sangat tepat karena paling mengetahui keberadaan warga setempat.
(T.S032/R007)
