Logo Header Antaranews Makassar

Penjualan Sapi Kurban di Makassar Marak

Selasa, 1 November 2011 18:25 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Penjualan sapi kurban di Makassar marak sejak beberapa hari terakhir dengan harga bervariasi antara Rp6 juta hingga Rp10 juta perekor.

Sejumlah pedagang menjajakan sapi kurban mereka di sekitar Jalan AP Pettarani, Pelita, jalan Nikel. Puluhan ekor sapi ditambakkan di sepanjang jalan tersebut sejak sepekan terakhir.

H Syukri, salah seorang pedagang sapi di bilangan Jalan Pelita, Selasa, menuturkan, memilih kawasan ini sejak beberapa tahun sebagai tempat jualan hewan kurban karena mudah dijangkau pembeli serta tempatnya lebih aman dibanding lokasi lain.

Ia mengaku, sapi yang dijual dibeli dari sejumlah daerah dengan harga bervariasi antara lain dari Kabupaten Bone, Barru, Gowa, Maros, Enrekang, Wajo, Pinrang, Sinjai, dan Soppeng.

Harga sapi kurban menurut pedagang sapi asal Kabupaten Wajo ini, lebih mahal dibanding harga pada Hari Raya Idul Fitri lalu.

"Kami menjual sapi kurban dengan harga sedikit mahal karena merupakan sapi pilihan yang dibeli dari petani ternak," kata Syukri

Menurut Syukri, sejak sapi dibeli dari peternak hingga pengangkutan dan tiba di Makassar kesehatan ternak terus dibawa pengawasan dinas peternakan dan kesehatan hewan setempat termasuk mencegah agar tidak mengalami cacat saat diangkut.

Sebab, semua sapi yang akan disembelih pada saat hari raya Idul Adha harus memenuhi syarat yakni sapi sehat dan tidak cacat, termasuk kuping tidak boleh dilubangi.

Sementara banyak petani di Sulsel yang sengaja memberi tanda lubang pada telinga sapi mereka, turur H Dullah pedagang sapi yang juga menjual hewan kurban di kawasan ini.

Beberapa lokasi tempat penjualan sapi kurban di Makassar adalah jalan Sembilan, Sultan Alauddin, Tamalanrea, sekitar Rutan Makassar, Emmy Saelan, Rappocini, Urip Sumiharjo, BTP, Perintis Kemerdekaan serta wilayah perbatasan Kabupaten Gowa dan Maros.

Sementara itu, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel Murtala Ali mengatakan, pihaknya menyiapkan 15.000 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hari Raya Idul Adha tahun ini.

Jumlah persedian itu lebih banyak dibanding tahun lalu sebanyak 12.000 ekor, sedangkan untuk kambing sebanyak 3.000 ekor.

Meski semua hewan kurban yang dijual di pasaran sudah diperiksa oleh tim kesehatan baik petugas tingkat provinsi maupun dinas kesehatan kabupatendan kota, namun masyarakat diimbau tetap meneliti dan meminta kartu ternak sebelum membeli. (T.S016/K005)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026