Logo Header Antaranews Makassar

BPM : Kemiskinan Dapat Ditekan Hingga 50 Persen

Rabu, 23 November 2011 03:16 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar H Syahrir Sappaile mengatakan, angka kemiskinan di Kota Makassar yang mencapai 62.192 jiwa dapat ditekan hingga 50 persen.

"Dengan dua faktor, angka kemiskinan di kota ini dapat ditekan hingga separuhnya," kata Syahrir di Makassar, Selasa.

Kedua faktor itu, lanjut dia, masih terdapat kecenderungan masyarakat mengaku miskin, padahal tidak memenuhi indikator kriteria miskin menurut Badan Pusat Statisik.

Selain itu, menurut dia, pola bantuan pemerintah pusat sifatnya gratis, sehingga masyarakat terdorong hanya ingin menerima bantuan, tanpa perlu bekerja keras.

"Apabila kedua hal itu dapat diatasi, maka secara tidak langsung sudah dapat menekan angka kemiskinan hingga 50 persen," katanya.

Dia mengatakan, fenomena lainnya, ketika penerima bantuan langsung tunai yang sebagian besar adalah masyarakat miskin, lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, bukan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Menurut dia, dana bantuan yang diterima cenderung membawa masyarakat menjadi konsumtif dengan melalaikan memenuhi kebutuhan dasar rumah tangganya.

"Ini berdasarkan hasil kunjungan kami ke semua kantor pos yang melayani pencairan BLT ketika itu," katanya.

Namun pada periode 2011, program BLT telah diganti dengan Program Keluarga Harapan dengan kriteria penerima yang lebih rinci dan ketat indikatornya, seperti memiliki anak balita, anak usia sekolah, dalam kondisi hamil atau menyusui. (T.S036/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026