
DPRD-TAPD Setujui APBD Sulsel Rp3,5 Triliun
Rabu, 23 November 2011 18:00 WIB

Ketua DPRD Sulsel Moh Roem di Makassar, Rabu mengatakan, Badan Anggaran dan TAPD saat ini berada di Jakarta untuk mengkonsultasikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Sulsel 2012 yang telah disepakati bersama.
Meski tidak merinci belanja APBD 2012, namun Roem menyebutkan terjadi kenaikan pada sektor belanja untuk merealisasikan target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2008-2013 yang belum tercapai.
"Anggaran pendidikan dan kesehatan mengalami penambahan," ucapnya.
Mantan bupati Sinjai dua periode ini mengatakan, terdapat porsi belanja sekitar Rp150 miliar untuk mendukung kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulsel 2013 yang direncanakan menelan anggaran Rp338 miliar.
Meski APBD 2012 akan terserap banyak untuk belanja Pilkada Sulsel, namun Roem yakin, itu tidak akan mengurangi alokasi belanja yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat.
"Tidak akan berkurang karena APBD juga semakin besar. Kita juga upayakan agar belanja untuk pengadaan gedung-gedung dan kendaraan dinas dikurangi," ucapnya.
Sementara, anggota badan anggaran DPRD Sulsel, Ariady Arsal mengatakan, hasil konsultasi di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memungkinkan APBD Sulsel 2012 menembus Rp4 triliun.
"Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) 2012 dari APBN disalurkan ke provinsi. Menurut saya tambahan dana BOS ini akan menambah APBD Sulsel secara signifikan dari PPAS yang diajukan Rp3,5 triliun memungkinkan mencapai Rp4 triliun," ucapnya lewat pesan singkat SMS.
Adanya kebijakan baru penyaluran dana BOS dari kas Pemprov ke sekolah-sekolah akan dibahas kembali oleh Badan Anggaran bersama TAPD setelah konsultasi di Kemendagri, sebelum dilakukan penandatanganan KUA-PPAS yang direncanakan dilaksanakan pekan ini. (T.pso-099/A026)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
