
Sulbar Berpotensi Terjadi Lanina Lemah Hingga Maret

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Barat, memperkirakan akan terjadi lanina lemah di sekitar wilayah Sulbar sepanjang Januari hingga Maret 2012.
Prakirawan BMKG Sulbar, Arman di Majene, Senin, memperkirakan potensi lanina lemah atau lanina tingkat paling bawah akan terjadi dan akan menunjukkan gejala seperti hujan ringan pada beberapa kabupaten di Sulbar (Sulawesi Barat).
"Jika diamati dari standar anomali perbedaan suhu antara Samudera Fasifik bagian tengah dan timur, terdapat kecenderungan suhu di Samudera Fasifik bagian timur dengan peningkatan lanina antara 0,5 hingga 1,0," jelasnya.
Dengan adanya perbedaan tersebut, maka potensi gejala lanina bisa terjadi sepanjang Januari hingga Maret di kawasan Sulbar, sebab kondisi di Samudera Fasifik akan berpengaruh besar terhadap potensi cuaca di Sulawesi utamanya di Sulbar.
Meskipun terjadi peningkatan lanina, Arman mengaku bahwa tidak menutup kemungkinan pada seluruh kabupaten di Sulbar juga akan terjadi peningkatan hawa panas pada saat siang maupun malam hari.
Dia menyebutkan, tingkat rata-rata suhu sepanjang Januari sampai Maret, dengan suhu minimum 24 derajat celsius dan suhu maksimum 32 derajat celsius. Namun tidak menutup kemungkinan suhu maksimum sesekali mencapai 34 derajat celsius.
"Dengan adanya fluktuasi antara cuaca panas dan cuaca dingin pada saat terjadi hujan maka akan sangat rawan menimbulkan berbagai macam masalah seperti terhadap ketahanan tubuh manusia serta terhadap tumbuh-tumbuhan," ujarnya.
Untuk itu, warga diharap tetap mewaspadai terjadinya transisi cuaca dan peralihan musim yang terjadi selama beberapa bulan ke depan sehingga kejadian-kejadian yang tidak diharapkan bisa segera diantisipasi.
Menurut Arman, selain terjadi peningkatan lanina, potensi hujan ringan juga terlihat dari suhu permukaan laut yang juga mengalami peningkatan stabil.
"Dari hal tersebut akan mendorong potensi penguapan permukaan air laut yang berpotensi menimbulkan hujan, namun dengan intensitas yang tidak terlalu besar," jelasnya menambahkan.(T.KR-AAT/R010)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
