Logo Header Antaranews Makassar

41 Siswa di Majene tidak Ikut UN

Senin, 23 April 2012 17:00 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Laporan penyelenggara Ujian Nasional (UN) SMP di Kabupaten Majene Sulawesi Barat menyebutkan 41 siswa tidak ikut ujian, 36 siswa dinyatakan tidak lulus karena tidak melapor dan lima peserta sisanya dinyatakan berpeluang ikut UN susulan.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendididkan (Disdik) Majene Jamaluddin Lasinrang di Majene, Senin menyebutkan, peserta UN SMP sebanyak 2.947 siswa.

Dari daftar peserta, 41 siswa yang tidak ikut ujian dan 36 di antaranya dinyatakan tidak lulus karena tidak melapor kepada Disdik terkait ketidakhadirannya dalam UN.

"Sementara itu, lima siswa lainnya dinyatakan masih memiliki kesempatan ikut UN ulangan karena dianggap telah melaporkan alasan ketidak hadirannaya. Lima siswa tersebut sakit dan tidak bisa menjalankan ujian sesuai jadwal baik di sekolah maupun pada tempat siswa tersebut dirawat," terangnya.

Menurut dia, terdapat satu peserta dari 36 siswa yang tidak melapor tersebut dinyatakan tidak ikut UN karena telah menikah. Peserta tersebut merupakan siswi SMP 1 Pamboang Kecamatan Pamboang yang masih terdaftar sebagai siswi dan peserta UN oleh Disdik.

Jamaluddin mengaku, beberapa siswa lain yang tidak melapor kepada Disdik diketahui tidak ikut UN karena telah pindah ke sekolah lain di luar Majene, sementara datanya masih terdaftar sebagai siswa di sekolahnya masing-masing dan masih terdaftar sebagai peserta UN.

"Beberapa siswa yang pindah namun datanya masih tetap tercatat biasanya pindah ke sekolah lain menjelang pelaksanaan UN dan kami belum sempat menghapus data kesiswaannya karena banyaknya kesibukan
menjelang pelaksanaan UN. Belum lagi beberapa persiapan teknis lain harus kami urus," katanya.

Disdik menyatakan, pihaknya masih meng-input data peserta UN yang tidak ikut ujian sebab terdapat sejumlah sekolah yang sulit mengakses informasi sehingga dibutuhkan waktu satu hingga tiga hari ke depan untuk mendapatkan total siswa yang tidak ikut UN hingga hari terakhir pelaksanaan.

Pelaksanaan UN tahun ini dilaksanakan pada 32 sekolah penyelenggara yang tersebar pada delapan kecamatan di Majene dengan total 55 sekolah peserta dan terdiri dari 35 SMP negeri dan 20 SMP swasta. Dari 32 sekolah penyelenggara diawasi oleh 405 pengawas yang direkrut dari guru sekolah dan pengawas perguruan tinggi.

Secara terpisah, Bupati Majene Kalma Katta memantau hari pertama UN di enam sekolah di antaranya SMPN 1, 2, 3, 4, dan 5 seluruhnya di Kacamatan Banggae. Selain itu, bupati juga mengunjungi Madrasah Tsanawiyah Banggae di Kelurahan Baruga Kecamatan Banggae.

Menurut dia, UN di hari pertama berjalan baik dan lancar. Distribusi soal juga tidak ada kendala, pengawasan dilakukan secara silang, sarana memadai, pihak keamanan berada di tempat dan berjalan kondusif.

"Kami berharap pelaksanaan UN hari pertama akan tetap bertahan pada hari-hari berikutnya. Kami juga meminta agar para pengawas ruangan bersikap selayaknya orang tua, sehingga anak-anak tidak tegang dan nyaman selama mengerjakan soal," kata Kalma. (T.KR-AHN/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026