Logo Header Antaranews Makassar

Masyarakat Diminta Isi Harkitnas Dengan Kerja Keras

Rabu, 20 Mei 2009 06:55 WIB
Image Print

Ambon (ANTARA Sulsel) - Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu meminta masyarakat di provinsi Maluku untuk mengisi peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan bekerja keras di semua sektor guna memajukan daerah.

"Harkitnas menjadi tonggak dan dorongan bagi semua komponen bangsa dan bangsa ini bekerja keras membangun di semua sektor kehidupan," katanya, saat perayaan Harkitnas di Ambon, Rabu.

Semua komponen bangsa, katanya, diminta bahu-membahu bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk bekerja lebih giat di bidang masing-masing. Jangan hanya saling menghujat atau menjatuhkan karena berdampak mematikan karakter anak bangsa," ujarnya.

Masyarakat Maluku, kata Gubernur sudah waktunya ikut memajukan pembangunan di daerah yang masih tertinggal dibanding daerah lainnya di tanah air, sebagai akibat konflik sosial berkepanjangan sejak 1999 lalu.

"Jangan lagi bertikai, karena dampaknya mematikan karakter dan masa depan anak bangsa di Maluku. Mari bersatu manggurebe maju untuk memajukan daerah ini," ujarnya.

Semua komponen masyarakat diminta untuk berpatisipasi menyukseskan berbagai program pembangunan yang sementara ini dilakukan Pemprov Maluku maupun Kabupaten/Kota, sehingga berhasil dan bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Para generasi muda juga dihimbau untuk tidak hanya melakukan aksi demostrasi menentang kebijakan pembangunan yang dilakukan di berbagai daerah di Maluku, tetapi harus melakukan kontrol sosial dan kritik membangun, sehingga berbagai berdampak bagi pembangunan daerahnya.

"Jangan asal demo saja, tetapi mahasiswa harus lakukan kontrol sosial yang benar dan memberikan solusi terhadap penyelesaian berbagai masalah yang terjadi di daerah, karena dengan begitu pembangunan akan berhasil dan berdayaguna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," katanya.

Senada dengan Gubernur Maluku, Wali Kota Ambon, Jopie Papilaja, juga mengajak para pegawai di lingkup Pemkot Ambon untuk bekerja keras dan menunjukkan jati diri sebagai pelayan masyarakat yang profesional.

"Tunjukkan bahwa kalian semua adalah pelayan publik yang profesional, karena dengan begitu pembangunan ini akan berhasil dan masyarakat dapat disejahterakan," ujar Papilaja saat memimpin upacara peringatan Harkitnas di Balai Kota Ambon, Rabu pagi.

Seorang pelayan publik, ujarnya, harus mampu melayani masyarakat yang datang untuk melakukan berbagai urusan secara profesional, dan menerapkan manajemen dan pola pelayanan yang sulit dan berbelit-belit.

"Gunakan manajemen dan pola kerja yang mudah dan gampang. Jangan dipersulit karena akan menimbulkan kecaman dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat pemkot Ambon," ujar Papilaja.

Selaku pimpinan tertinggi unit kerja di Pemkot Ambon, Wali Kota menegaskan, akan selalu memantau kinerja bawahannya, dan dirasa ada yang tidak mampu menyesuaikan ritme kerjanya secara profesional, maka akan diganti dengan pejabat yang dinilai lebih mampu.

"Tuntutan pembangunan dan pelayanan publik kini semakin tinggi, sehingga setiap birokrat harus bekerja profesional dan berkualitas, sehingga bisa berdampak bagi kemaslahatan banyak orang," demikian Wali Kota Papilaja.
(T.K-JA/B013)