Logo Header Antaranews Makassar

Jalan Trans Sulawesi Majene Kembali Normal

Kamis, 3 Mei 2012 20:06 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Jalan trans Sulawesi di Desa Onang, Kecamatan Tubo, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, yang sempat terputus total akibat longsor mulai kembali normal dilalui kendaraan.

Jalan trans Sulawesi yang sebelumnya tertutup longsor di Desa Onang, Kamis, mulai terbuka dan sudah mulai kembali dilalui kendaraan.

Alat berat tampak berhasil menyingkirkan longsor sepanjang 100 meter yang menutupi badan jalan sehingga trans sulawesi di Desa Onang yang terletak di pesisir pantai Sulbar kembali lancar.

Sebelumnya ratusan kendaraan tampak melakukan antrean panjang lebih dari satu kilometer baik dari arah selatan maupun dari utara Desa Onang, karena tidak dapat melintas jalur trans Sulawesi yang tertutup longsor sejak pukul 15.00 WITA.

Longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena pada saat longsor menimpa jalur itu, tidak ada kendaraan yang melintas.

Basri, salah seorang warga di lokasi mengatakan, longsor tersebut membuat sejumlah pengemudi kendaraan yang melintas tertahan dan terlantar selama lima jam sebelum jalan tersebut dibuka.

"Longsor terjadi karena pelebaran jalan di jalur trans Sulawesi Desa Onang, kontraktor pekerjaan jalan trans Sulawesi itu melakukan pengikisan gunung untuk pelebaran jalan tersebut sehingga gunung yang dikikis mengalami longsor dan menutup jalan," katanya.

Ia mengatakan, longsor di daerah itu sudah sering kali terjadi yang mengganggu arus lalu lintas, namun tidak pernah diantisipasi kontraktor yang mengerjakan pelebaran jalan jalur itu.

"Mestinya tidak ada lagi longsor yang terjadi kalau kontraktor pelebaran jalan trans Sulawesi, melakukan antisipasi agar jalan yang mereka kerjakan dengan mengikis gunung tidak mengakibatkan longsor," katanya.

Menurutnya, longsor yang terjadi sebelumnya cukup parah karena mengakibatkan satu kendaraan hancur tertimpa longsor kemudian pengemudinya tewas, selain itu sejumlah kendaraan juga rusak beserta penumpannya mengalami luka berat dan ringan. (T.KR-MFH/A023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026