
Parpol sambut positif program politik cerdas berintegritasi yang digelar KPK

Jakarta (ANTARA) - Partai politik (parpol) menyambut positif Program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Program tersebut bertujuan untuk mendorong komitmen integritas dan meningkatkan kesadaran budaya antikorupsi bagi para pengurus parpol serta dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, mengatakan program tersebut sangat strategis untuk fondasi dalam berpolitik.
"Karena fondasi politik dengan integritas dan kesadaran bagi seluruh aparatur partai untuk tidak terlibat korupsi dan tidak menjadi bagian dari korupsi adalah penting sekali," kata dia.
Mengawali Program PCB Terpadu 2022, KPK menyelenggarakan 'executive briefing' kepada 20 pimpinan dan pengurus parpol. Kegiatan berlangsung di Gedung Juang Merah Putih KPK, Rabu.
"Acara ini bukan baru, ini lanjutan dari yang lalu-lalu, ini kan untuk yang kesekian kali kita perbaharui tekad bersama-sama, dua tahun lalu karena pandemi kita juga melakukan yang sama. Ini kelanjutan dari pendidikan partai politik dan pendidikan politik yang harus terus dikembangkan lebih konstektual sesuai dengan tantangan," kata Muhaimin.
Selain itu, ia menyinggung soal "money politic" atau politik uang menjelang Pemilu 2024.
"Paling pokok sebetulnya 'money politic'. Bawaslu sudah mengantisipasi itu dan kemurnian politik itu rusak dan kompetisi menjadi kacau karena 'money politic," ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengharapkan seluruh parpol dapat menghindari "money politic".
"Karena itu, mari kita sama-sama hindari 'money politic' dan rakyat jangan memilih karena uang, memilih betul-betul karena hati nurani, keinginan, cita-cita, kesamaan, harapan, dan minimal kedekatan dengan calon," ujar Muhaimin.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi atas digelarnya Program PCB tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan tujuan dari program itu nantinya benar-benar diimplementasikan di setiap parpol.
"Baik dong, tetapi yang terpenting tidak boleh hanya berhenti di sini. Ini sekadar deklarasi yang penting bagaimana implementasinya di partai politik. Maka fungsi parpol untuk melakukan proses kaderisasi politik dan memasukkan materi tentang pendidikan antikorupsi serta diikuti dengan teladan dari para pemimpinnya acara ini bisa bertahan," ujar Djarot.
Ia mengapresiasi langkah KPK melakukan pendidikan antikorupsi dan pencegahan untuk parpol.
"Kalau ini bagus insyaallah korupsi bisa ditekan dan penindakan akan berkurang," katanya.
Sedangkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menilai Program PCB tersebut sejalan dengan apa yang dilakukan partainya.
"Of course' PSI banget dan kami dengan bangga selalu bilang setiap sekolah kader kami pasti KPK selalu 'involve'. Sudah dua kali sekolah kader KPK selalu 'involve', dan KPK akan memberikan materi integritas kader kami dan itu materi yang paling ditunggu-tunggu kader-kader kami," kata Giring.
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
