
Minat Pembaca di Perpustakaan Majene 6.290

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyebutkan minat warga untuk pembaca di KPAD selama tahun 2011 mencapai 6.290 orang, dengan rata-rata pembaca perbulan sebanyak 524 orang.
"Dari jumlah yang kami catat selama tahun 2011, minat warga untuk membaca di perpustakaan mengalami peningkatan yang cukup memuaskan jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya," ungkap Kepala KPAD Majene, Inindria di Majene, Selasa.
Pada lain hal, dia mengatakan dari jumlah rata-rata pembaca di KPAD per bulan dan total satu tahun, masih perlu dilakukan peningkatan melalui pengembangan minat dan penyediaan beberapa jenis buku yang dianggap dibutuhkan oleh pembaca.
"Mayoritas pembaca yang sering mendatangi perpustakaan adalah siswa dan mahasiswa sebab secara umum mereka membutuhkan referensi yang salah satunya bisa didapatkan di perpustakaan," ucapnya.
Kenyamanan pembaca di perpustakaan dianggap merupakan faktor utama untuk meningkatkan minat pembaca di daerah itu sehingga program yang selama ini dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan warganya melalui membaca mampu termaksimalkan.
"Kita berharap, minat pembaca bisa bertumbuh dua kali lipat dari tahun 2011 ke tahun ini, sebab beberapa sarana dan prasarana telah dilengkapi, termasuk pengadaan dan penerimaan bantuan buku," tandasnya.
Inindria juga mengharapkan, rencana pembangunan perpustakaan bisa segera tersealisasi sebab selama ini perpustakaan Majene untuk sementara masih ditempatkan pada gedung Assmalwuang yang berfungsi sebagai gedung pertemuan dan pelaksanaan sejumlah kegiatan pemerintah maupun non pemerintahan.
"Berbeda jika kita memiliki gedung terpisah yang itu jauh dari keramaian sebab pembaca membutuhkan suasana tenang, sementara pada gedung yang saat ini kita tempati sering ditempati kegiatan dan secara tidak langsung mengganggu suasana tenag tersebut," tukasnya.
Upaya lain dilakukan untuk menumbuhkan minat membaca bagi warga maupun palajar di daerah itu melalui perpustakaan keliling dengan menggunakan kendaraaan operasional sebab selama ini beberapa warga maupun pelajar di wilayah terpencil masih sulit mengakses perpustakaan yang terletak di kawasan kota Majene.
Inindria juga mengharapkan agar perpustakaan di setiap seolah bisa lebih dimaksimalkan sebab hal tersebut untuk menunjang minat pembaca pada seluruh pelosok di Majene. (T.KR-AHN/Y006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
