Logo Header Antaranews Makassar

Wamenkumham Pantau Penerimaan CPNS di Makassar

Selasa, 28 Agustus 2012 19:08 WIB
Image Print
MAKASSAR - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkum dan HAM) Denny Indrayana (kiri) berbincang dengan sejumlah peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat memantau tes penerimaan CPNS Kementerian Hukum dan HAM di Stadion Mattoanging Mak
Makassar (ANTARA News) - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana turun langsung memantau jalannya tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Kementerian Hukum dan Ham di Stadion Andi Mattalata Makasar, Selasa.

Hal itu dilakukan Denny sebagai bentuk keseriusan memutus jalur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme perihal rekruitmen CPNS Kemenkumham di semua daerah termasuk Sulawesi Selatan.

"Pengawasan di perketat dan dijaga betul, memang sangat ketat, rugi prosesnya kita tidak jaga betul karena putra terbaik-terbaik yang lolos itu benar berjuang keras," kata Denny.

Mantan Ketua Satgas Mafia Hukum ini menyatakan, untuk pendaftaran CPNS Kemenkumham di Sulsel mendaftar secara on line sebanyak 8.328 orang, melalui Kantor Pos 5.300, lulus dan mendapat kartu ujian 2.250 orang, sementara yang ikut seleksi Kesamaptaan sebanyak 1.995 orang.

"Untuk Sulsel akan diterima hanya 89 orang, pendaftar seluruh Indonesia secara on line 193 ribu lebih dan akan diterima formasinya sebanyak 2.839 orang," paparnya

Ia mengaku, akan menjaga agar tidak sampai terjadi permainan ditingkat seleksi. Bagaimana pun yang lolos nanti secara nasional sebanyak 2.839 orang se Indonesia akan mempengaruhi fungsi tugas Kemenkumham selanjutnya.

"Semua seleksi sama secara Indonesia dan serentak, pertama administrasi atau berkas, kemudian Kesemaptaan (fisik) dan tertulis terpusat di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB)," ungkapnya.

Sementara Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sulsel Andi Darif Rafied menyebutkan, dari total penerimaan CPNS sebanyak 89 orang terdiri dari SLTA 59 orang dan Sarjana 30 orang untuk penempatan penyuluh hukum, perancang perundang undangan dan pemeriksa dukumen keimigrasian.

"Jangan percaya calo dengan iming -iming kelulusan membayar sejumlah uang, kalau pun ada yang mengaku itu hanya spekulasi saja," akunya.

Dalam tes tersebut dua wanita hamil ikut tes Kesamaptaan bernama Melani 24 tahun dengan masa kandungan 9 bulan serta Triutami 25 tahun dengan masa kandungan 3 bulan. Satu diantara peserta pingsan diakibatkan kelelahan.
Tes Kesamptaan meliputi Sit Up, Push Up, Sport Gantung lari pendek, lari panjang 12 putaran mengelilingi stadion Andi mattalatta. Beberapa peserta terlihat kelelahan namun lainnya berhasil menyelesaikan tes yang diberikan panitia. (T.KR-DF/R010)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026