
Warga Labuan Rano Belum Nikmati Listrik

Mamuju (ANTARA News) - Warga Desa Labuan Rano, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, hingga kini belum menikmati aliran listrik dari Perusahaan Listrik Nasional (PLN).
"Masyarakat di desa kami dan desa tetangga lainnya masih menggunakan pelita sebagai penerangan pada malam hari. Kondisi ini membuat masyarakat kami masih terpuruk dari berbagai hal," kata Tokoh Masyarakat Labuan Rano, Suhanto saat mengadukan kondisi daerahnya di DPRD Sulbar, di Mamuju, Senin.
Karena itu, lanjutnya, pemerintah diharapkan segera mencarikan solusi terbaik sehingga masyarakat yang ada di Labuan Rano juga bisa menikmati listrik seperti masyarakat lain pada umumnya.
"Tidak adanya sarana listrik tentu berimplikasi terhadap kegiatan ekonomi masyarakat menjadi terganggu. Hal ini telah kami keluhkan sejak bertahun-tahun, namun belum ada tindaklanjut atas persoalan yang dihadapi masyarakat kami," ucapnya.
Bukan hanya persoalan listrik yang menjadi keluhan masyarakat kata dia, namun juga infrastruktur jalan yang hingga kini belum memadai.
"Daerah kami memiliki potensi pertanian jahe dan perikanan. Namun, hasil komoditi ini sulit kami pasarkan karena belum ditunjang infrastruktur jalan," ujarnya.
Karena itu, lanjutnya, pemerintah diharapkan berlaku adil karena selama ini masyarakatnya hanya diberikan janji tanpa ada bukti yang nyata.
"Masyarakat tidak mengerti regulasi aturan pada tingkat pemerintah. Intinya, kami ingin kepastian kapan tuntutan masyarakat bisa dipenuhi," ujarnya. (T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
