
Harga Jagung di Mamuju Turun

Mamuju (ANTARA News) - Para petani di Kecamatan Korossa Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat yang baru selesai panen resah, yakni terkait harga komoditi itu turun.
Alimuddin salah seorang petani di Kecamatan Korossa Kabupaten Mamuju, Rabu, mengatakan bahwa sejumlah petani di Kecamatan Korossa yang mengembangkan tanaman jagung sudah mulai memanen hasil pertaniannya itu.
Ia mengatakan, dalam setiap hektare petani mampu memanen hingga enam ton jagung hasil itu dianggap petani cukup memuaskan.
Namun kata dia, petani yang memiliki tanaman jagung mencapai ratusan hektare di Kecamatan Korossa mengeluh karena disaat mereka panen harga jual tanaman jagungnya itu mengalami penurunan.
"Harga jual jagung yang kami panen turun dibandingkan panen tiga bulan lalu turun dari harga Rp2.500 perkilogram, menjadi Rp2.300 perkilogram,"katanya.
Menurut dia, para pedagang pengumpul tanaman jagung tidak menjelaskan mengapa harga jual tanaman jagung petani turun.
"Petani merasa rugi karena harga pupuk untuk tanaman jagung mereka dibandingkan tiga bulan lalu mengalami kenaikan, sementara harga jagung mereka saat ini turun tanpa sebab,"katanya.
Ia mengatakan, pemerintah harus membantu petani mengendalikan harga jagung mereka yang mengalami penurunan pada saat dibeli pedagang pengumpul agar petani tidak mengalami kerugian.
"Petani berharap harga pembelian jagung petani dapat kembali naik agar pada saat panen yang akan datang petani tidak lagi mengalami kerugian karena harga pupuk mahal sementara harga jual jagung turun,"katanya.(T.KR-MFH/I014)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
