Logo Header Antaranews Makassar

Dinkes Sulsel : Persediaan vaksin meningitis mulai menipis

Rabu, 28 September 2022 05:15 WIB
Image Print
Pelaksanaan imunisasi campak pada BIAN 2022 di Pulau Layya, Kabupaten Pangkep, Sulsel. ANTARA Foto/HO-Dinkes Pangkep

Makassar (ANTARA) - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Erwan Tri Sulistyo menyebut bahwa persediaan vaksin meningitis mulai menipis.

Vaksin miningitis merupakan salah satu syarat bagi setiap orang yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

"Iya, vaksin miningitis memang berkurang karena minat jamaah umroh kita yang cukup tinggi jadi ketersediaan kita ini berkurang," ujarnya di Makassar, Selasa

Terkait hal tersebut, Dinkes Sulsel belum memperoleh informasi terkait distribusi dan ketersediaan kembali stok vaksin dari Kementerian Kesehatan.

"Pusat juga belum ada penyampaian apakah memang stok di pusat kurang atau kita terlalu banyak yang pergi umroh," kata dia.

Vaksin meningitis sangat penting sebelum berangkat umroh, sebab dengan melakukan vaksin ini, jamaah haji dan umrah akan terlindung dari penularan penyakit meningitis selama tiga tahun.

Dokter Erwan mengungkapkan bahwa pemberian vaksin meningitis dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan tempat layanan swasta.

"Kalau orang umroh itu kan dari berbagai negara, termasuk negara yang endemis di daerah Afrika, sehingga jamaah kita kalau belum divaksin, mereka bisa terkena meningitis sehingga penting untuk divaksin," kata dia.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026