Logo Header Antaranews Makassar

PD Parkir Makassar Diminta Optimalkan Pendapatan

Senin, 22 Oktober 2012 13:04 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah (PD) Parkir Kota Makassar, Sulawesi Selatan diminta mengoptimalkan realisasi pendapatan, karena sumbangan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD)sebesar Rp6 miliar-Rp7 miliar dinilai masih rendah.

"Realisasi pendapatan PD Parkir Makassar masih rendah, padahal idealnya dapat mencapai sekitar Rp11 miliar per tahun, jika itu dioptimalkan dan tidak ada kebocoran," kata Haris YL dari Komisi B DPRD Kota Makassar, Senin.

Dia mengatakan, untuk memaksimalkan pendapatan PD Parkir itu perlu dilakukan pengawasan yang cukup ketat pada juru parkir yang beroperasi di 900 titik di 13 wilayah Kota Makassar.

Berdasarkan data PD Parkir Kota Makassar, jumlah juru parkir yang tersebar pada 900 titik itu mencapai 1.126 orang. Jumlah tersebut yang resmi mendaftar, sedang juru parkir liar atau tanpa seizin PD Parkir juga cukup banyak.

"Petugas kami akan menertibkan juru parkir liar itu, karena tanpa izin atau rekomendasi menarik retribusi pada warga," kata Dirut PD Parkir Kota Makassar, Aryanto Dammar menanggapi hal tersebut.

Mengenai adanya lokasi tertentu yang dianggap titik padat, dia mengakui, seperti di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Ratulangi dan beberapa jalan lainnya di Makassar.

Untuk kendaraan roda dua dikenakan tarif retribusi sebesar Rp1.000, sedang kendaraan roda empat dikenakan Rp2.000 per kendaraan.

Hanya saja di beberapa titik seperti kawasan RS Bhayangkara dan Jalan Ahmad Yani, Makassar juru parkirnya meminta kendaraan roda dua membayar Rp2.000, tanpa adanya sosiasialisasi sebelumnya dan tanpa penjelasan dari pihak PD Parkir Kota Makassar. (T.S036/I006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026