
BPBD Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

Mamuju (ANTARA News) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau warga mewaspadai ancaman banjir dan tanah longsor, menyusul meningkatnya curah hujan menjelang akhir tahun.
"Beberapa bulan terakhir ini curah hujan di Sulbar cukup tinggi. Ini yang harus kita waspadai terhadap ancaman banjir dan longsor,"kata pelaksana tugas kepala BPBD Sulbar, Jalil di Mamuju, Selasa.
Masyarakat hendaknya tetap tanggap terhadap ancaman bencana banjir dan longsor, seiring intensitas curah hujan semakin meningkat.
"Masyarakat harus mampu mengenal ancaman bencana banjir dan longsor. Jika terjadi hujan secara terus menerus maka masyarakat harus siaga atau tanggap terhadap ancaman bencana,"ungkap Jalil.
Jalil menyampaikan, sebagian besar wilayah Sulbar rawan terhadap bencana banjir dan longsor karena terdapat daerah aliran sungai(DAS).
"Rata-rata kabupaten di Sulbar memiliki DAS. Jika musim hujan terus menerus melanda daerah ini maka besar kemungkinan sungai meluap,"katanya.
Banjir berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan antara lain Kecamatan Karossa, Topoyo, Budong-Budong dan Kalukku.
Demikian pula di kabupaten Mamuju Utara, Majene,Polman dan di Kabupaten Mamasa, juga potensi banjir juga cukup genting.
"Intinya, masyarakat harus tanggap terhadap bencana karena jika tidak waspadai maka bisa menimbulkan korban jiwa, katanya. (T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
