Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Sulbar Ingatkan Janji Kampanye Gubernur

Rabu, 5 Desember 2012 04:09 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - DPRD Sulawesi Barat mengingatkan kepada gubernur terkait janji-janji dalam kampanye pada Pemilu kepala daerah 2011 sehingga dewan mengarahkan agar hal itu tergambar dalam berbagai program di APBD 2013.

"Program Panca Karya Pembangunan ini harus diprioritaskan karena ini merupakan janji gubernur dan wakil gubernur pada saat kampanye tahun 2011 lalu. Program ini akan kami tagih karena program ini yang disampaikan saat kampanye dan ada dalam visi misi gubernur dan wagub yang disampaikan ke DPRD,' kata Ketua DPRD Sulbar, H.Hamzah Hapati Hasan di Mamuju, Selasa.

Menurut Hamzah bahwa Tim Penyusunan Anggaran Daerah (TPAD) Pemprov Sulbar yang dimotori langsung Sekretaris Provinsi Sulbar, Drs.H.Ismail Zainuddin, diminta lebih cermat menyusun anggaran. Artinya, alokasi APBD itu muaranya untuk mendukung kebijakan gubernur dan wakil gubernur.

Karenanya kata dia, semua yang terlibat dalam TAPD harus sering berkoordinasi, sering melakukan rapat agar ada kesamaan visi.

Saya minta agar TAPD sering rapat. Saya yakin selama ini TAPD jarang rapat makanya sering terjadi miskomunikasi, kata Hamzah yang juga Sekretaris Partai Golkar Sulbar ini.

Jika TAPD bisa bekerja cepat dan nota keuangan bisa secepatnya disampaikan ke DPRD, maka paripurna pengesahan KUA-PPAS bisa dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2012.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulbar, Prof Akbar Thahir menyampaikan, dalam KUA-PPAS tersebut jsebagian besar belanja langsung akan diarahkan untuk membiayai program Panca Karya Pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Sulbar pada periode keduanya.

"Program Panca Karya Pembangunan merupakan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2011 hingga 2016. Kita yakin, batang tubuh APBD tahun 2013, muaranya untuk mendukung tercapaianya program gubernur,"kata dia.

Akbar Thahir mengemukakan, program tersebut meliputi reformasi birokrasi yang akan menyerap anggaran sekitar 27,3 persen, sarana dan prasarana sebesar 36,92 persen, promosi dan kerjasama sebesar 1,85 persen, sumber daya manusia dan kualitas hidup 18,94 persen, sumber daya alam dan lingkungan hidup 14,99 persen.
(T.KR-ACO/I014)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026