
Pemprov Sulteng Jamin Ketersediaan Pupuk
Kamis, 13 Desember 2012 15:04 WIB

"Petani tidak perlu khawatir kekurangan pupuk karena stok yang ada mencukupi kebutuhan," kata Kepala Dinas Pertanian Sulteng Abdullah Kawulusan di Palu, Kamis.
Ia mengatakan pemerintah telah mengalokasikan stok pupuk sesuai kebutuhan petani dengan memperhitungkan luas areal yang ada di Sulteng.
Pada 2012 ini pemerintah telah mengalokasikan pupuk bersubsidi dan organik dalam jumlah memadai agar dapat memenuhi kebutuhan petani.
Secara rinci, alokasi pupuk urea bersubsidi untuk tanaman pangan pada 2012 ini sebanyak 26.398 ton atau turun dibanding sebelumnya yang mencapai 29.900 ton.
Berikutnya, pupuk SP-36 3.115 ton, ZA 3.830 ton dan NPK sebanyak 14.513 ton dan pupuk organik 2.080 ton.
Khusus untuk pupuk urea bersubsidi disalurkan langsung oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim).
Pemerintah, lanjut Kawulusan juga telah mengatur sistem penyaluran pupuk urea bersubsidi kepada petani di daerah-daerah, termasuk di Sulteng.
Di Sulteng penyaluran pupuk kelompok tani yang ada di masing-masing desa.
Pola menyaluran pupuk urea bersubsidi di Sulteng sejak awal Juni 2008 lalu lebih diperketat dari sebelumnya. Kalau sebelumnya, petani bisa langsung membeli kepada pihak pengecer resmi dan distributor, tetapi sekarang ini harus melalui kelompok tani di daerah masing-masing.
"Jadi petani harus terdaftar pada salah satu kelompok tani. Selanjutnya pembelian pupuk dilakukan oleh kelompok tani setelah terlebih dahulu mengisi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)," katanya.(T.BK03/B008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
