
Pemkab Bone gencarkan Program Puspaharapan menccegah stunting

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bone menggencarkan sosialisasi Program Pusat Pangan Sehat, Beragam dan Pasti Aman (Puspaharapan) untuk mencegah stunting.
"Program ini diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone untuk mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk mendapatkan sumber pangan sehat dan aman," kata Bupati Bone H A Fahsar M Padjalangi menanggapi upaya menekan kasus stunting di Kabupaten Bone, Kamis.
Dia mengatakan, selain sosialisasi Puspaharapan di lingkungan keluarga, juga mengkampanyekan makan telur pada anak dan keluarga.
Sebagai bentuk pemantik agar masyarakat mau memanfaatkan pekarangan sebagai pusat bahan pangan yang sehat dan terjangkau itu, Bupati Bone mendistribusikan bibit tanaman cabai, sayur dan buah pada masing-masing camat, Tim Penggerak PKK dan perwakilan kelompok wanita tani.
Menurut Fashar, program ini merupakan program lama PKK yang disegarkan kembali setelah sekian lama tidak berjalan akibat pandemi COVID-19.
"Dengan kondisi sekarang ini kita bangkitkan kembali agar memberikan dampak baik di kehidupan masyarakat," katanya.
Hal tersebut disambut baik oleh Ketua Penggerak PPK di Lappariaja Selatan, Kabupaten Bone, Andi Marwiah.
Dia mengatakan, dengan melandainya pandemi COVID-19 maka semua program di lapangan yang sempat vakum diaktifkan kembali. Hal ini untuk membantu pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting di lapangan.
"Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, ibu-ibu dapat menanam sayur dan buah yang hasilnya nanti bisa untuk konsumsi keluarga," jelasnya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
