Logo Header Antaranews Makassar

Eonomi Sulteng Diperkirakan Tumbuh 10,26 Persen

Selasa, 12 Februari 2013 12:47 WIB
Image Print

Palu (Antara News) - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada triwulan I/2013 tumbuh sekitar 10,26 persen secara tahunan, atau lebih rendah dibandingkan triwulan IV/2012 sebesar 10,97 persen.

"Namun itu lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2012 yang sebesar 10,03 persen," kata Deputi Pemimpin Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah Wuryanto di Palu, Selasa.

Dari sisi pengeluaran, katanya, pertumbuhan ekonomi yang positif pada triwulan I/2013 didorong kinerja pada komponen konsumsi dan komponen investasi.

Konsumsi rumah tangga diperkirakan juga cenderung meningkat seiring adanya kebijakan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dan panen raya padi berlangsung pada akhir triwulan I/2013.

"Panen raya itu juga akan memberikan dampak pada meningkatnya daya beli petani," kata Wuryanto.

Sementara itu, kinerja investasi masih melanjutkan tren positif seperti triwulan-triwulan sebelumnya.

Total investasi penanaman modal asing (PMA) di Provinsi Sulawesi Tengah pada 2012 mencapai 806,53 juta dolar AS. Dan itu diperkirakan akan meningkat pada 2013 mengingat masih ada rencana investasi yang belum direalisasikan.

Wuryanto melanjutkan secara sektoral pertumbuhan ekonomi pada triwulan I/2013 diperkirakan dominan bersumber dari sektor pertambangan, sektor pertanian, dan sektor bangunan.

"Sektor pertanian diperkirakan akan tetap tumbuh positif," katanya.

Pertumbuhan sektor pertanian ditopang oleh subsektor tanaman bahan makanan seiring mulai masuknya musim panen raya pada akhir triwulan I/2013.

Sementara pertumbuhan tinggi pada sektor pertambangan diperkirakan berlanjut pada triwulan I/2013 seiring konsolidasi perizinan dan pemenuhan persyaratan yang dilakukan oleh perusahaan tambang di Kabupaten Morowali, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Banggai.

Wuryanto mengatakan, belum tingginya tingkat realisasi APBD dan APBN di Provinsi Sulawesi Tengah pada awal 2013 menjadi salah satu faktor belum maksimalnya kinerja sektor bangunan.

Akan tetapi adanya beberapa proyek swasta seperti proyek konstruksi PT. Donggi Senoro dan proyek konstruksi lainnya masih menjadi faktor penopang tetap tumbuhnya sektor bangunan di Sulawesi Tengah. (Editor : Farochah)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026