Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Selayar-Merpati Tandatangani MoU Penerbangan

Kamis, 21 Maret 2013 00:29 WIB
Image Print

Makassar (Antara News) - Pemerintah Kepulauan Selayar dan Maskapai Penerbangan Merpati Nusantara Airlines menandatangani nota kesepahaman (MoU) penerbangan perintis yang akan dimulai pada 27 Maret 2013.

"Kerjasama yang kami jalin ini untuk memudahkan akses masyarakat yang akan melakukan perjalanan baik yang dari Kepulauan Selayar menuju Makassar maupun sebaliknya," ujar Direktur Komersial Merpati, Sutan Banuarta di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan, penerbangan perdana untuk Makassar (Upg)-Selayar (Sly) akan dimulai pada 27 Maret 2013. Penerbangan dengan menggunakan pesawat MA-60 itu hanya tiga kali dalam sepekan yakni Senin, Rabu dan Sabtu.

Untuk jadwal penerbangan yang telah ditetapkan yakni pada pukul 13.30 Wita untuk penerbangan Makassar-Selayar sedangkan untuk kembali dari Selayar dimulai pada pukul 14.00 Wita.

Sutan mengaku untuk kontrak kerja sama antara Merpati dan Pemkab Selayar ini hanya akan berlangsung selama enam bulan dan kontrak kerjasama ini sewaktu-waktu bisa diperpanjang lagi oleh kedua belah pihak yang telah bersepakat.

"Untuk kontrak kami itu hanya durasi enam bulan dan ini kontrak kerjasama awal. Kontrak ini dapat diperpanjang lagi jika memang pihak pemerintah ingin memperpanjangnya," katanya.

Sutan menjelaskan, Merpati mulai 27 maret mendatang akan melakukan penerbangan perdana dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju bandara H Aroepala Selayar. Penerbangan tersebut dilayani sebanyak satu kali dalam satu hari dan tiga hari dalam seminggu, yakni Senin, Rabu dan Sabtu.

Sementara untuk harga tiket pesawat dijual dengan harga mulai Rp450- Rp632 ribu. Setiap kali penerbangan, maskapai penerbangan Merpati hanya menyiapkan 54 kursi untuk penumpang dan jumlah tersebut sudah sesuai dengan kriteria landasan bandara Aroepala, Selayar.

"Penerbangan Makassar-Selayar dan Selayar-Makassar, akan menggunakan pesawat MA 60 yang memiliki 54 kursi. Sementara waktu penerbangannya, dari Makassar pukul 13.30 Wita dan tiba di Makassar pukul 15.20 wita. Perjalanan memakan waktu sekitar 40 menit," jelas Sutan.

Menurut dia, frekuensi penerbangan Makassar-Selayar dan Selayar-Makassar kemungkinan akan ditambah apabila tingkat keterisian kursi penerbangannya tinggi dan minat masyarakat menggunakan jasa merpati juga besar.

Atau sebaliknya minat masyarakat daerah lain mengunjungi selayar dengan menggunakan jasa penerbangan merpati cukup besar yang tidak cukup dilayani hanya tiga hari dalam seminggu.

Bupati Selayar Syahrir Wahab usai penandatanganan itu mengaku senang karena jalur transportasi udara sudah bisa dilakukan di masa pemerintahannya dan ini akan terus ditingkatkan.

Menurut dia, Kabupaten Selayar yang ditempuh sekitar 12 jam dengan menggunakan moda transportasi darat serta laut untuk menyeberang ke Selayar bisa ditaktisi dengan hanya menghabiskan waktu 45 menit.

"Kalau selama ini kita ingin ke Selayar maupun sebaliknya biasa menghabiskan waktu diperjalanan sekitar 10-12 jam, kini sudah tidak perlu repot lagi karena sudah ada jalur penerbangan yang cuma membutuhkan waktu 45 menit," katanya.

Syahrir berjanji akan terus mengembangkan bandara yang dimiliki Kabupaten Selayar sehingga jadwal penerbangan yang awalnya hanya tiga kali dalam sepekan bisa ditingkatkan. Mengingat Kepulauan Selayar merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang mempunyai keindahan biota laut serta olahraga surfing.

"Selayar itu salah satu kepulauan yang indah dan kaya akan sumber daya alamnya. Selayar juga menjadi tujuan objek wisata di Sulsel dan paling potensial dikunjungi, akan tetapi semua itu tidak terwujud karena akses menuju Selayar sangat lama," katanya.

Editor : Zita Meirina



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026