
Sebelas PNS UNM Dapat Satya Lencana

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak sebelas orang Pegawai Negeri Sipil di lingkup Universitas Negeri Makassar mendapatkan Satyalencana Karya Satya dari Presiden RI.
"Tanda kehormatan ini diberikan kepada PNS yang telah mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun," kata Rektor UNM, Prof Dr. Arismunandar, MPd di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, pemberian penghargaan itu berkaitan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Sementara dari sebelas penerima penghargaan, lima orang diantaranya menerima Satyalencana Karya Satya 30 tahun, lima orang untuk Satyalencana Karya Satya 20 tahun dan satu orang untuk Satyalencana Karya Satya 10 tahun.
Menurut dia, pihaknya selaku rektor UNM sangat mengapresiasi para penerima penghargaan di bidang pendidikan itu. Apalagi hal itu, tidak mudah meraihnya, karena harus melalui proses pengabdian yang cukup lama.
"Penghargaan ini tentunya tidak sebanding dengan pengabdian mereka selama ini, saya berharap penghargaan ini juga dapat menjadi motivasi bagi yang lainnya untuk terus mengabdi dan berkaya untuk bangsa," katanya.
Sementara mengenai upaya peningkatan kualitas pendidikan, dia mengatakan, sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Kemendikbud bahwa dalam rangka peningkatan kulitas pendidikan maka mulai tahun pelajaran 2013/2014 maka akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas.
Dia mengatakan, perberlakuan kurikulum itu dimaksudkan pada jenjang SD Kurikulum 2013 hanya diterapkan di kelas satu dan empat, kelas tujuh untuk SMP serta kelas 10 untuk SMA dan SMK.
Berdasarkan Kemendikbud, kurikulum 2013 dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh.
"Hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapakan generasi emas 2045, " katanya.
Mengutip surat edaran Kemendikbud, lanjut dia, para pendidik dan semua pencinta dunia pendidikan untuk bersama-sama membuka posko anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran.
Hal tersebut dimaksudkan agar anak-anak usia sekolah dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menangah.
Editor : Agus Setiawan
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
