
ANGGARAN KPU SULSEL 2009 TERANCAM TERHAMBAT

Makassar, 18/11 (ANTARA) - Realisasi anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan serta seluruh KPU kota dan kabupaten se-Sulsel untuk Tahun Anggaran 2009 mendatang, terancam akan terhambat.
Menurut Sekretaris KPU Sulsel, Onesmus Matantu di Makassar, Selasa, hal tersebut disebabkan karena 12 dari 23 KPU kabupaten dan kota, sampai saat ini belum menyerahkan laporan realisasi anggaran 2008 ke KPU Sulsel.
Padahal sesuai jadwal, akhir laporan dihitung per 30 September setiap tahun. Sementara tahun ini, laporan sudah harus masuk ke KPU Sulsel pada tanggal 13 November untuk disetor ke Pusat pada tanggal 17 November.
"Laporan itu akan diteruskan ke pihak Menteri Keuangan RI, sehingga anggaran untuk Tahun Anggaran mendatang dapat dikucurkan secepatnya," ujarnya.
Sebanyak 12 KPU yang belum menyetorkan laporannya yaitu KPU Makassar, KPU Bulukumba, KPU Luwu Timur, KPU Luwu Utara, KPU Luwu, KPU Sidrap, KPU Pinrang, KPU Wajo, KPU Sinjai, KPU Bone, KPU Gowa dan KPU Takalar.
Ia mengakui tidak mengetahui alasan resmi ke-12 KPU tersebut belum mengirimkan laporan. Namun menurutnya, kemungkinan besar karena mereka baru saja melaksanakan kegiatan pemilihan kepala daerah (pilkada), sehingga belum sempat menyusun laporannya.
Untuk Tahun Anggaran 2008 lalu, KPU Sulsel mendapat kucuran dana sebesar Rp5 miliar, dari total anggaran nasional KPU Pusat dan 33 KPU Provinsi sebesar Rp6,6 triliun.
Sampai akhir penggunaan anggaran di KPU Sulsel pada 30 September, tersisa dana sebesar Rp2 miliar. Sementara secara nasional, dana KPU Pusat masih tersisa Rp2,9 triliun.
"Sisa anggaran nasional itu kemungkinan dibagikan lagi tahun depan untuk 33 KPU Provinsi ditambah Rp3,7 miliar tambahan yang belum terealisasi," katanya.
***8***
(T.PK-AAT/C/F003/F003) 18-11-2008 14:38:17
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
