
Kredit BTPN tumbuh Rp9 Triliun

"Untuk NPL kita itu bertahan di level 0,4 persen dan angka ini mampu kami pertahankan dari NPL tahun sebelumnya yakni Maret 2012. Kita berharapnya NPL ini tidak melampaui jauh angka 0,4 dan angka ini sudah menurun jika dibandingkan beberapa tahun lal
Makassar, (ANTARA Sulsel) - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mencatat pertumbuhan kredit hingga 31 Maret 2013 sebesar Rp9 triliun atau 28 persen (yoy) menjadi Rp41,1 triliun dibanding pada 31 Maret 2012 yang hanya Rp32,1 triliun.
"Pertumbuhan penyaluran kredit di BTPN pada Maret 2012 dan 2013 atau biasa disebut year on year (yoy) itu sekitar Rp9 triliun dan peningkatan itu melebihi angka pertumbuhan perbankan nasional lainnya," ujar Deputy Regional Business Leader Mitra Usaha Rakyat, Yusri Asri di Makassar, Kamis.
Ia menyatakan, keberhasilan BTPN dalam meningkatkan penyaluran kreditnya itu karena maksimalnya program pendampingan dan pemberdayaan nasabah yang berdampak positif ke kinerja perusahaan.
Kenaikan signifikan pada sisi intermediasi ini tetap diimbangi dengan penerapan asas ke hati-hatian. Berdasarkan data per Maret 2013, kualitas aset produktif tetap terjaga dengan baik.
Itu terbukti dari cerminan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang tetap dapat dipertahankan diposisi 0,4 persen atau sama dengan posisi pada Maret 2012.
"Untuk NPL kita itu bertahan di level 0,4 persen dan angka ini mampu kami pertahankan dari NPL tahun sebelumnya yakni Maret 2012. Kita berharapnya NPL ini tidak melampaui jauh angka 0,4 dan angka ini sudah menurun jika dibandingkan beberapa tahun lalu," katanya.
Selain itu, kepercayaan masyarakat kepada BTPN juga terus meningkat, tercermin dengan naiknya dana pihak ketiga (DPK). Melalui BTPN Sinaya, per 31 Maret 2013 nilai simpanan masyarakat tumbuh 25 persen (yoy) dari Rp37,2 triliun per 31 Maret 2012 menjadi Rp46,6 triliun.
Peningkatan itu juga didukung oleh kinerja positif tersebut dan aset BTPN turut mencatat pertumbuhan. Per 31 Maret 2013, total aset tumbuh 29 persen (yoy) dari Rp48,5 triliun per 31 Maret 2012 menjadi Rp62,7 triliun.
Sementara laba bersih BTPN pada akhir maret 2013 mencapai Rp573 miliar, tumbuh 30 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama di 2012 yang tercatat Rp439 miliar.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
