Logo Header Antaranews Makassar

Harga Ikan Basah di Mamuju Naik

Minggu, 30 Juni 2013 15:11 WIB
Image Print
Ilustrasi harga ikan (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Harga ikan basah yang dijual pedagang di pasar tradisional Mamuju, Sulawesi Barat, ikut bergerak naik imbas kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak).

"Harga ikan yang kami dapatkan dari pemasok juga naik. Makanya, harga jual ikan pun terpaksa dijual mahal," kata Jannah, salah seorang pedagang ikan di pasar tradisional Mamuju, Minggu.

Menurutnya, diantara jenis ikan segar yang dijual mahal seperti ikan cakalang seharga Rp20.000 per empat ekor.

"Harga cakalang pada pekan yang lalu masih bisa dijual dengan kisaran Rp20.000 per delapan ekor. Tetapi sekarang sudah mahal," ungkapnya.

Demikian halnya jenis ikan bolu, kata dia, juga naik dari harga Rp20.000 per 10 ekor kini hanya bisa tujuh ekor saja.

"Naiknya harga ikan basah ini dianggap wajar karena biaya operasional nelayan juga meningkat," kata dia.

Belum lagi, kata dia, hasil tangkap nelayan dalam sepekan ini terbilang turun sehingga sangat mempengaruhi harga jual ikan menjadi mahal.

Terpisah, Jaharuddin, salah seorang nelayan tradisional di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mamuju, juga mengakui jika hasil tangkap nelayuan sejak tiga hari terakhir menurun.

"Hasil tangkap nelayan turun sejak tiga hari terakhir akibat cuaca buruk. Makanya, harga ikan yang dijualkan juga bergerak naik," katanya.

Apalagi kata dia, sejak cuaca buruk melanda perairan Mamuju, kebanyakan nelayan memilih libur melaut. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026