
Kantor KPID Sulsel Disatroni Maling

"Kita serahkan saja penyelidikannya kepada kepolisian, semoga polisi bisa mengungkap pencurian itu dan kita juga bisa mengetahui apa motif dari pencurian itu," katanya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Maling membobol kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sulawesi Selatan dan menggasak dua unit personal computer (PC) di ruang keuangan serta program.
"Kejadiannya diperkirakan pada dini hari karena saat kita masuk kantor pagi harinya, ruangan sudah berantakan dan dua unit komputer di bagian program dan keuangan sudah hilang," ujar Komisioner KPID Sulsel Rahma Saiyed di Makassar, Senin.
Ia mengatakan, pencurian di kantor KPID Sulsel itu tidak ada tanda-tanda jika para pencuri masuk melalui pintu utama karena tidak ada bekas cungkilan.
Dirinya menduga pencuri masuk melalui jendela kantor karena diakuinya jendela itu sistem pengunciannya tidak terlalu baik, apalagi jarang terkunci, hanya tertutup biasa.
"Kita serahkan saja penyelidikannya kepada kepolisian, semoga polisi bisa mengungkap pencurian itu dan kita juga bisa mengetahui apa motif dari pencurian itu," katanya.
Meskipun demikian, dirinya mengaku heran karena jika pencuri itu hanya ingin mengambil barang-barang berharga di dalam kantor KPID Sulsel yang berada di area Pemprov Sulsel itu, kenapa monitor televisi besar juga tidak diambilnya.
Padahal menurut Rahma yang juga mantan wartawan itu, jika pencuri bertujuan untuk mengambil barang berharga, pastinya akan menggondol juga monitor televisi yang terpasang di luar ruang keuangan tempat raibnya komputer tersebut.
"Kita semua heran kalau memang pencurinya hanya ingin mengambil barang berharga kenapa juga mereka tidak membawa serta monitor televisi yang disimpan di luar, padahal nilainya itu juga lumayan mahal," ucap dia.
Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi membenarkan adanya pencurian itu dan akan mengusut pencurian tersebut. Pihaknya juga mengaku jika tim identifikasi sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kita belum tahu apa motifnya apakah ini pencurian biasa ataukah memang ingin mengambil data-data di KPID. Tim identifikasi juga sudah olah TKP dan nanti kita tunggu saja hasil penyelidikannya," katanya. Kaswir
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
