
Pembangunan CoI Terkendala Lahan Bermasalah

"Dari informasi itu kan tanah tumbuh atau tanah negara, kenapa ada pihak yang mengklaim. Hal ini akan segera kita tindak lanjuti," kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Sulsel Andi Bakti Haruni di Makassar, Kamis
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pembangunan kawasan Center of Poin Indonesia (CoI) di Metro Tanjung Bunga akan terkendala akibat sejumlah pihak mengklaim memiliki sertifikat di lokasi tersebut, salah satunya tanah tumbuh.
"Dari informasi itu kan tanah tumbuh atau tanah negara, kenapa ada pihak yang mengklaim. Hal ini akan segera kita tindak lanjuti," kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Sulsel Andi Bakti Haruni di Makassar, Kamis
Menurutnya, pihak Pemerintah Provinsi Sulsel rencananya akan membuatkan sertifikat lahan di kawasan tersebut sehingga anggaran pembangunan COI oleh pemerintah pusat dapat direalisasikan.
Namun belakangan ternyata daerah tersebut telah ada yang mengklaim dan mengaku memiliki sertifikat yang diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel.
Mengenai hal tersebut, kata bakti enggan berkomentar banyak adan akan membuat tim untuk menginventarisasi data dan masalahnya. "Jelas akan dibuatkan tim untuk mencari akar masalah disana, meskipun ada warga kalau tidak memiliki sertifikat akan digusur," ujarnya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Andi Muallim mengatakan, lahan COI sementara ini masih dalam pembahasan untuk segera diselesaikan kendala yang ada termasuk masalah kepemilikan tanah di kawasan COI. Ini dilakukan agar pembangunannya segera dilaksanakan.
"Ada 24 hektar disekitar tanah tumbuh itu, ini yang diminta apa kemungkinan dapat disertifikatkan, mengingat pihak pusat dari Jakarta meminta segera ada kepastian, sebab lisensi yang Pemprov miliki itu baru sekitar 157 hektare." ungkapnya.
Muallim menambahkan, pihhaknya baru merencanakan akan membuatkan sertifikat, namun ternyata diketahui ada dua pihak yang mengkalim tanah tumbuh itu miliknya, inilah yang menjadi kendala.
"Berdasarkan hasil pendataan di BPN Sulsel, sudah ada katanya bersertifikat disana. Ini yang saat ini coba kami telusuri kebenarannya."ucapnya.
Rencana pemerintah Sulsel dibantu pemerintah pusat melalui anggaran APBN dengan akan membangun kawasan COI dengan pembangunanWisma Negara termasuk taman New Karebosi. N Sunarto
Pewarta : Darwin Fatir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
