Logo Header Antaranews Makassar

Pemerhati : Perlu Budayakan Swasensor Masyarakat

Minggu, 28 Juli 2013 18:16 WIB
Image Print
Hadawiah Hatita (Istimewa/FB)
"Hal ini penting untuk melindungi anak-anak dari tontonan yang tidak sehat," kata Hatita di Makassar, Minggu.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerhati anak dari Lembaga Informasi Pendidikan dan Media Publik, Hadawiah Hatita mengatakan, perlu membudidayakan swasensor menghadapi tayangan televisi maupun film.

"Hal ini penting untuk melindungi anak-anak dari tontonan yang tidak sehat," kata Hatita di Makassar, Minggu.

Menurut dia, anak-anak rentan terhadap terpaan informasi yang tidak mendidik, sehingga perlu diawasi dan diberikan pengertian.

Dia mengatakan, tayangan sinetron, film kartun maupun berbagai hiburan, banyak yang materinya tidak sesuai dengan umur anak-anak.

"Karena itu, masing-masing keluarga harus membuat swasensorship untuk menyelamatkan bangsa dari degradasimoral akibat pengaruh tayangan televisi atau film," katanya.

Hal senada dikemukakan Sekda Pemprov Sulsel, H A Andi Muallim pada Sosialisasi Kebijakan Lembaga Sensor Film di Sulsel.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi globalisasi informasi serta perkembangan dunia maya yang makin pesat, maka masyarakat harus didorong membudayakan swasensor dalam rumah tangga.

"Karena rumah tangga merupakan organisasi terkecil dalam masyarakat dan berbegara, jadi perlu membudayakan swasensor mulai di tingkat keluarga," katanya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026