KPU: Penyegelan Kantor KPU Tindakan Spontanitas

id KPU PINRANG, PENYEGELAN

Makassar (ANTARA  s) - Ketua KPUD Pinrang, Sulsel, Jamaluddin mengatakan aksi penyegelan yang dilakukan oleh massa pada Kamis (5/12) dinilai sebagai tindakan spontanitas.

"Kemungkinan aksi itu, karena bentuk kekecewaan massa, terhadap kinerja tim seleksi (timsel) dalam penjaringan calon anggota komisioner," kata Jamaluddin menanggapi aksi penyegelan kantor KPUD Pinrang, Sulsel, Jumat.

Menurut dia, meskipun terjadi aksi penyegelan yang dilakukan sejak kemarin, namun dianggap tidak akan mengganggu kinerja yang dilakukan oleh KPUD.

Dia mengatakan, gedung yang disegel itu, memang menjadi bagian dari kantor KPUD, tetapi tidak akan mengganggu kerja KPUD.

Sebelumnya, masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli KPU (AMP-KPU) melakukan aksi di depan kantor KPU Pinrang, Sulsel, sebelum melakukan aksi penyegelan pada Kamis (5/12).

Menurut salah seorang pengunjuk rasa Rasyid Panrita, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap timsel dalam menetapkan 10 besar calon komisioner yang dinilai sarat dengan kecurangan.

Sementara itu, Kordinator Wadah Generasi Peduli Pinrang (WGPP) Syamsul L Lapattah yang juga salah satu elemen yang tergabung dalam AMP KPU mengatakan terkait adanya indikasi kecurangan yang dilakukan dalam hal seleksi calon komisioner KPUD tersebut, timsel yang menjadi penyelenggara harus dibubarkan.

"Kami meminta, agar tim seleksi yang menentukan kelolosan calon anggota KPU itu dibubarkan agar seleksi diambil alih oleh KPU Provinsi," ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan diketahui, salah satu bentuk permainan dalam penetapan calon anggota KPUD itu adalah pengiriman jawaban melalui pesan singkat (SMS) kepada salah satu peserta calon komisioner saat tes tertulis dilakukan. Ridwan Ch
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar