
Dinas Damkar Makassar Bentuk Balakar Kecamatan

"Jumlah penduduk sangat pesat dan juga diiring dengan pembangunan. Hampir semua jalan itu sudah macet, bahkan jalan lorong pun sudah semakin ramai, makanya kita akan membentuk tim Balakar," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Imran Samad di Makassar
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar akan membentuk tim bantuan laskar kebakaran (Balakar) di 14 kecamatan untuk mengantisipasi dan memudahkan pemadaman jika ada musibah kebakaran terjadi.
"Jumlah penduduk sangat pesat dan juga diiring dengan pembangunan. Hampir semua jalan itu sudah macet, bahkan jalan lorong pun sudah semakin ramai, makanya kita akan membentuk tim Balakar," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Imran Samad di Makassar, Minggu.
Ia mengatakan, tim balakar yang akan dibentuk itu akan diberikan pelatihan khusus oleh instruktur-instruktur dari Dinas Damkar untuk menangani musibah kebakaran yang terjadi.
Tim balakar yang telah menerima pelatihan itu akan ditempatkan di seluruh kecamatan atau di 143 kelurahan di Makassar. Tim balakar ini juga sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Damkar yang telah disebar di empat wilayah yakni di utara, timur, selatan dan barat kota yang menjadi posko induk.
Dia menyebutkan, dasar pembentukan Balakar itu setelah melihat laju pertumbuhan kendaraan serta cukup lamanya armada kebakaran tiba di lokasi jika ada kebakaran yang terjadi.
Pembentukan Balakar di 143 kelurahan itu pula akan menambah kuat arus pelayanan bencana, meskipun sebelmunya sudah ada empat posko penanggulangan kebakaran di empat penjuru Kota Makassar.
Keempat posko kebakaran itu diantaranya yang berada di wilayah Barat yakni Jalan Ratulangi yang menjadi posko induk, Jalan Pengayoman untuk menjangkau wilayah di timur serta selatan kota, sedangkan untuk utara berada Jalan AR Hakim serta di Jalan Kima untuk sebagian wilayah timur.
"Sebelumnya sudah ada empat posko dinas pemadam kebakaran yang mengcover empat penjuru Kota Makassar, tetapi itu juga belum cukup maksimal dan langkah pembentukan Balakar di 143 kelurahan itu semoga efektif," katanya.
Imran menjelaskan, jika pembentukan itu masih sebatas rencana, tetapi dirinya akan memasukkan rencana tersebut dalam pembahasan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2014 yang rencana dilakukan pada bulan Agustus 2014.
"Hal tersebut sudah kami rencanakan untuk penanggulangan kebakaran di Kota Makassar. Mudah-mudahan bisa masuk di APBD perubahan 2014 mendatang," harap Imran yang juga kakak dari Ketua KPK Abraham Samad.
Ia menambahkan, jika nantinya usulan tersebut disetujui di DPRD Makassar, pihaknya akan bergerak cepat untuk menambah peralatan berupa tabung Alat Pemadam Kebakaran (APAR) dan rompi anti api bagi tim Balakar di 143 kelurahan.
"Untuk anggarannya yang kami usulkan nanti tidak besar kok karena untuk satu APAR tidak terlalu mahal. Berdasarkan data untuk satu APAR dipasaran di jual berkisar Rp180 ribu hingga Rp1,2 juta dengan berat tiga kilogram," ujarnya. FC Kuen
Pewarta : Oleh Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
