
Panwaslu Temukan Kertas Suara Sudah Tercentang

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sedikinya tiga lembar kertas surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 telah tercentang di salah satu TPS Kecamatan Panaikang dan Manggala, Kota Makassar, Sulsel.
Dua surat suara ditemukan di tempat pemungutan suara (TPS) 23 Kelurahan Panaikang Kecamatan Panakkukang dan satu kertas suara ditemukan di TPS 02 Kelurahan Antang Kecamatan Manggala.
Kertas suara yang dicentang itu berada dalam kotak gambar pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY-Boediono) dengan nomor urut dua.
Kertas ini ditemukan oleh pemilih saat akan melakukan pencentangan di bilik suara. Pemilih ini pun melaporkan kertas suara tersebut ke petugas petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat
"Untung para DPT kita kritis, jadi mereka sendiri yang melaporkan kertas suara tersebut ke petugas TPS," kata ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Makassar, Abdul Haeba Ismail, di Makassar, Rabu sore.
Dia menjelaskan bahwa hal ini menjadi pertanyaan Panwaslu mengapa sampai terjadi pencontrengan tersebut. Padahal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar sudah menyortirnya.
Seharusnya para petugas KPPS di tiap TPS memeriksa dulu sebelum memberikan kepada ke DPT dan tidak memberi kepada pemilih dalam keadaan terlipat.
"Kita akan proses petugas KPPS setempat sampai KPU Kota Makassar," ujarnya
Menurut dia, Panwaslu akan mengklarifikasi kasus ini dari petugas KPPS di kelurahan, PKK di kecamatan dan KPU kota Makassar
"Sebelumnya kan sudah disortir di KPU kota Makassar. Kamis (9/7) besok, kami akan melakukan klarifikasi kepada mereka semua, " tuturnya
(T.PSO-101/H-KWR)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
