Logo Header Antaranews Makassar

PBB: Israel menghalangi 85 persen konvoi kemanusiaan masuki Gaza Utara

Rabu, 16 Oktober 2024 11:54 WIB
Image Print
Penyerbuan Israel yang mengakibatkan genosida Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem merupakan salah satu konflik paling destruktif di abad ke-21, dengan total 41.825 jiwa tewas, 96.910 terluka, dan lebih dari 10.000 orang dilaporkan hilang di bawah reruntuhan. Perang ini tidak hanya menargetkan warga sipil, tetapi juga meninggalkan banyak infrastruktur wilayah tersebut dalam keadaan porak poranda, situasi membahayakan dan membunuh petugas kesehatan, serta kehancuran pada bangunan rumah, sekolah, dan seluruh lingkungan, sebagai sasaran membabi buta Israel. /ANTARA/Anadolu/py

Hamilton, Kanada (ANTARA) - Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric mengatakan 85 persen konvoi bantuan kemanusiaan yang ditujukan bagi warga di Jalur Gaza bagian utara dihalangi masuk Israel.

Dalam konferensi pers pada Selasa (15/10), Dujarric mengatakan bahwa dari 54 konvoi kemanusiaan yang difasilitasi Israel di Gaza Utara tersebut, "85 persen ditolak masuk, sementara sisanya dihalang-halangi atau dibatalkan karena persoalan keamanan atau logistik".

Blokade tersebut memperparah bencana kelaparan di Gaza utara karena "ketiadaan pangan yang dapat dipasok masuk ke sana", sehingga meningkatkan jumlah pengungsi yang menyelamatkan diri ke Kota Gaza.

Ketiadaan bantuan kemanusiaan akibat halangan dari Israel tersebut pun "sangat mengancam akses masyarakat terhadap sarana bertahan hidup," ucap Dujarric.

Sementara itu, di seantero Gaza, kurang dari sepertiga dari 285 konvoi kemanusiaan yang dikoordinasikan bersama otoritas Israel dalam dua pekan terakhir benar-benar dijalankan, kata Dujarric mengutip data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) PBB.

"Hampir setengahnya ditolak masuk, 17 persen dihalangi masuk, dan sisanya dibatalkan," kata dia.

Sudah hampir 42.400 warga Gaza, yang sebagian besar wanita dan anak-anak, wafat dan hampir seratusan ribu lainnya terluka akibat agresi Israel yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 dan kini berpotensi memicu konflik kawasan.

Serangan tersebut juga telah menyebabkan hampir seluruh penduduk Gaza menghadapi kelangkaan pangan, air bersih, dan obat-obatan yang akut akibat blokade Israel.

Meski terus ditekan untuk menghentikan serangan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB maupun dalam persidangan Mahkamah Internasional (ICJ) atas kejahatan genosida, Israel terus melanjutkan agresi di Jalur Gaza.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB: Israel halangi 85 persen konvoi kemanusiaan masuki Gaza Utara



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026