Logo Header Antaranews Makassar

Dana DBE-Usaid di Sidrap Capai Rp3 Miliar

Rabu, 15 Juli 2009 13:26 WIB
Image Print

Sidrap, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Dukungan dana Decentralized Basic Education-United State Agency International Development (DBE-USAID) yang terserap di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan sejak 2007 tercatat sekitar Rp3 miliar.

Serapan dana tersebut jauh melebihi dukungan dana pemerintah daerah Kabupaten Sidrap, Sulsel, yang hanya sebesar Rp530 juta, di luar fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Keterlibatan Pemkab Sidrap dalam program DBE ini menempatkan Sidrap sebagai salah satu kabupaten percontohan dari 5 kabupaten/kota lainnya yang dianggap sukses dalam pelaksanaannya.Untuk itu, USAID memutuskan untuk melanjutkan kembali program keberkelanjutan hingga 2010 mendatang.

Itu terungkap pada rapat sosialisasi program DBE-USAID Provinsi Sulsel yang digelar di ruang Pola Kantor Bupati Sidrap, Rabu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sidrap, H Dollah Mando, Ketua TimTeknis DBE Kab. Sidrap, Drs A Irwan Bangsawan M Si, Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Drs Syahruddin HT Ed M, serta beberapa pimpinan unit kerja lainnya.

Sebagai pembawa materi sosialisasi adalah Tim Teknis DBE-USAID Provinsi Sulsel, di antaranya Prof H Asfah Rahman Ph D, Mr David Ehrmann dan Drs Abd Latif M Si. Sementara peserta sosialisasi adalah para pengurus Dewan Pendidikan Kab. Sidrap, para pejabat struktural lingkup Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, serta stakeholders pemerhati pendidikan di Sidrap.

Drs A Irwan Bangsawan MSi di acara itu mengingatkan kembali bahwa program DBE merupakan program kerjasama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat melalui Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat dengan USAID.

Irwan Bangsawan yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidrap ini juga menguraikan tujuan utama pelaksanaan program DBE, meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia, yaitu desentralisasi manajemen dan tata pelayanan pendidikan yang lebih efektif, peningkatan kualitas belajar mengajar, dan peningkatan relevansi pendidikan menengah dan pendidikan luar sekolah.

(T.PSO-098/S006)