
Walikota akan Libatkan Marinir Berantas Geng Motor

"Saya sangat-sangat ketakutan juga melihat aksi geng motor ini dan semuanya harus dihentikan ini, apalagi sudah banyak korban jiwa," ujarnya di Makassar, Kamis.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto akan melibatkan marinir dalam pemberantasan kawanan geng motor yang sudah semakin meresahkan warga dan telah banyak memakan korban jiwa.
"Saya sangat-sangat ketakutan juga melihat aksi geng motor ini dan semuanya harus dihentikan ini, apalagi sudah banyak korban jiwa," ujarnya di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan, pelibatan marinir untuk pemberantasan geng motor dipandang perlu, mengingat sudah banyaknya warga yang menjadi korban atas kebrutalan itu, apalagi aksinya beberapa hari terakhir ini semakin mengkhawatirkan.
Polisi dan TNI juga sudah dilibatkan tetapi tetap saja belum mampu memberantas kebringasan kawanan geng motor yang umumnya adalah anak dibawah umur.
"Ini sudah di luar kendali dan harus memang dihentikan segera supaya warga kita tidak perlu waswas lagi, tetapi yang paling penting adalah peran orangtua itu sendiri," katanya.
Selain itu, dia menyebutkan, kemampuan kamera pengintai ini juga bisa diperbesar langsung atau zoom dengan ketajaman 30 hingga 20 centimeter sehingga mampu memonitor setiap peristiwa yang mencurigakan.
"Menciptakan keamanan di Makassar ini merupakan prioritas utama kita. Soal keamanan, kita harus punya CCTV kota dan itu tidak bisa ditawar lagi. Secepatnya, CCTV ini akan mulai dipasang di setiap sudut lorong," katanya.
Untuk mendukung hal ini, Danny sapaan akrab wali kota menyebutkan akan melakukan pengadaan CCTV yang lebih banyak dan akan langsung diusulkan pada APBD Pokok 2015 mendatang.
Menurutnya, hal yang menjadi kekurangan terbesar di kota ini adalah kurangnya monitoring sehingga untuk menciptakan jaminan keamanan masyarakat kota ini sudah selayaknya dilengkapi dengan jaringan CCTV yang terintegrasi dan dikontrol Pemerintah Kota.
Danny juga akan segera melakukan revitalisasi lorong karena baginya berbagai aksi brutal anak muda yang mengarah pada aksi geng motor dan tawuran antarpemuda ini merupakan persoalan lingkungan.
Selain itu, Danny mengatakan bahwa kordinasi pemerintah, masyarakat dengan TNI dan Polri harus terjamin.
"Saya juga telah mengintruksikan Kesbang untuk segera mengaktifkan Kominda (komunitas intelejen daerah). Kita punya teman-teman dari Kodim, Marinir, Polri dan jika memungkinkan kita juga akan ajak Kostrad untuk bergabung kalau bisa karena kita betul-betul akan menjaga kota ini." ucapnya. Agus Setiawan
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
