Logo Header Antaranews Makassar

Pembangunan Kereta Api Solusi Bagi APBMI

Senin, 15 September 2014 13:29 WIB
Image Print
"Kalau para pengusaha bongkar muat itu selalu mengeluh permasalahan di darat berimbas ke laut, nanti tidak akan terjadi lagi karena kereta api ini akan menjadi solusinya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan Masykur Sultan di Maka

Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan menyebut jika pembangunan kereta api yang sekarang sudah mulai dilaksanakan itu menjadi solusi bagi para pengusaha bongkar muat yang tergabung di Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI)

"Kalau para pengusaha bongkar muat itu selalu mengeluh permasalahan di darat berimbas ke laut, nanti tidak akan terjadi lagi karena kereta api ini akan menjadi solusinya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan Masykur Sultan di Makassar, Senin.

Dia menyebutkan jika keluhan yang sering muncul dari para pengusaha bongkar muat itu seperti lalu lintas barang yang sering terlambat sampai ke pelabuhan atau tidak maksimalnya distribusi dikarenakan permasalahan lalu lintas di darat.

Masykur tidak membantah jika permasalahan di darat mempengaruhi lalu lintas barang di pelabuhan karena memang padatnya kendaraan serta lamanya dalam perjalanan menjadi salah satu penyebabnya.

"Kalau kereta apinya sudah selesai, bayangkan berapa puluh ribu ton bisa diangkut dari pelabuhan itu dan ini akan mengefisienkan waktu termasuk jarak tempuh yang bebas hambatan," katanya.

Sementara itu Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW APBMI) Sulselbar, Hamka menyebutkan jika umumnya para pengusaha yang ada di APBMI itu tidak mendapatkan dampak langsung karena yang merasakan dampak itu adalah pengguna jasa.

"Kita para pengusaha bongkar muat itu tidak terlalu merasakan dampaknya, tetapi kita juga bisa merasakan apa yang menjadi keluhan para pengguna jasa kita," katanya.

Dirinya berharap agar pembangunan kereta api Trans Sulawesi itu bisa segera dirampungkan tanpa hambatan dan sesuai rencana pada tahun 2017 sudah bisa difungsikan.

"Semoga pembangunannya tidak tertunda-tunda dan segera bisa diselesaikan sesuai dengan jadwalnya karena banyak manfaat yang akan dirasakan oleh rakyat termasuk pengusahanya juga," ucapnya. E Sujatmiko



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026