Logo Header Antaranews Makassar

29 Provinsi Ikut Kejurnas Tinju Elite

Rabu, 5 November 2014 19:21 WIB
Image Print
"Perlu kami laporkan Kejurnas Tinju Elite ini pertama kali diselenggarakan di Sulsel khususnya di Kota Makassar. Yang diikuti 29 provinsi dengan jumlah atlet 179 orang," jelas Ketua Panitia Kejurnas Tinju Elite, Adi Rasyid Ali di Makassar, Rabu.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 179 atlet tinju dari 29 provinsi se-Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Elite Man and Women 2014 yang diselenggarakan di Lapangan Karebosi Makassar.

"Perlu kami laporkan Kejurnas Tinju Elite ini pertama kali diselenggarakan di Sulsel khususnya di Kota Makassar. Yang diikuti 29 provinsi dengan jumlah atlet 179 orang," jelas Ketua Panitia Kejurnas Tinju Elite, Adi Rasyid Ali di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan, Kejurnas Tinju Elite Man and Women 2014 pertama yang digelarnya itu berlangsung mulai dari tanggal 3 hingga 9 November mendatang.

Adi Rasyid Ali yang juga anggota DPRD Kota Makassar menyampaikan target yang akan dicapai pada kejurnas elite kali ini adalah seleksi atlet berbakat sebelum mengikuti Pra Olimpiade, Sea Games dan Asian Games.

"Kita juga siap adakan Presiden Cup di Makassar. Pada prinsipnya kita terima kasih pada semua atlet yang telah berpartisipasi dan bersedia mengikuti kejuaraan ini," paparnya.

Adapun kelas yang akan dipertandingkan untuk putra adalah kelas layang ringan 46 kilogram (kg), layang 49 kg, terbang 52 kg, bantam 56 kg, ringan 60 kg, walter ringan 64 kg, walter 69 kg.

Sementara untuk putri, kata Adi akan diperlombakan kelas layang 49 kg, terbang 52 kg, bantam 56 dan 57 kg, kelas ringan 60 kg, dan walter ringan 64 kg.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pertina, Reza Ali menyatakan pihaknya selama 2014 akan melaksanakan agenda kejuaraan tinju bertaraf nasional dan beberapa diantaranya sudah digelar seperti yang sedang berlangsung sekarang.

"PP Pertina sepanjang 2014 telah dan akan melaksanakan sebanyak enam kejurnas. Ini tentu lebih banyak dari kepengurusan sebelumnya yang biasanya hanya menggelar dua kali kejuaraan nasional saja," jelas Reza Ali.

Enam agenda tersebut di antaranya Kejurnas Piala Wapres, Piala Mangindaan, Kejurnas Junior/Youth, Kejuaraan Tinju Senior serta Kejurnas Sarung Tinju Emas (STE) yang direncanakan di Medan, Sumatera Utara, Desember 2014.

Pelaksanaan kejuaraan yang lebih rutin, kata dia, merupakan bentuk komitmen Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) dalam meningkatkan prestasi tinju Indonesia.

Pihaknya juga berharap dengan kegiatan yang lebih rutin melahirkan bibit atlet yang mampu memperkuat Indonesia di sejumlah kejuaraan nasional dan dunia.

Menurut dia, pada era 70-an banyak atlet Indonesia yang lolos olimpiade. Namun dalam beberapa tahun belakangan ternyata begitu sulit berlaga di ajang multieven tersebut. Kondisi ini membuat pihaknya lebih rutin melaksanakan kejuaraan.

"Kami berharap dengan banyaknya agenda kejuaraan semakin membuka peluang Indonesia tampil di tingkat yang lebih tinggi khususnya olimpiade," katanya.

Sementara Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan mendukung pelaksanaan Kejurnas di Makassar. Pihaknya juga mengaku siap jika Makassar bisa menjadi penyelenggara secara rutin pada setiap tahun.

"Kami berharap kejuaraan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin di Makassar. Kota ini sangat strategis menjadi tempat untuk mengadakan even-even seperti ini, apalagi kita mengusung `sportaimnment city`. Baik olahraga nasional dan tingkat international," ujar Danny. A Budiman



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026