
Wali Kota : Makassar Rumah Semua Etnik

"Hari ini kita perlihatkan bahwa kota ini rumah kita semua, di samping empat etnik besar di Sulsel dia juga memiliki beranekaragam etnis nusantara dan kita memang meminta seluruh warga masyarakat untuk terlibat," ujarnya saat menyambut karnaval ratus
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto menyatakan Makassar adalah rumah bagi semua etnik yang bermukim di dalamnya dan bukan milik etnik tertentu.
"Hari ini kita perlihatkan bahwa kota ini rumah kita semua, di samping empat etnik besar di Sulsel dia juga memiliki beranekaragam etnis nusantara dan kita memang meminta seluruh warga masyarakat untuk terlibat," ujarnya saat menyambut karnaval ratusan mobil hias parade budaya HUT ke-407 Makassar di Pantai Losari, Makassar, Minggu.
Ia mengatakan karnaval dengan ratusan kendaraan mobil hias budaya mencerminkan jika kota Makassar merupakan kotanya semua etnis dan sikap toleran yang ditunjukkan masyarakatnya selama ini bukti jika masyarakat telah menyatu.
Dalam karnaval itu, ribuan warga baik yang mendaftarkan diri dan komunitas mereka sebagai peserta karnaval maupun yang hanya sekedar ingin menyaksikan berbagai mobil hias dan pementasan di atasnya terlihat begitu antusias.
Hal inilah yang menurut Danny bahwa solidaritas masyarakat Makassar untuk membangun kotanya cukup kuat. Begitu juga tingginya partisipasi dari berbagai pihak yang nampak dari semakin banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini akan rutin kita lakukan setiap tahun. Kita baru coba tahun ini, kita akan lebih tingkatkan lagi tahun depan kita akan coba bangkitkan kembali kegairahan masyarakat di kota Makassar," katanya.
Kegiatan yang digelar itu juga menghadirkan perancang busana kondang Indonesia Adjie Notonegoro, artis ibukota Jane Salimar, PIP, Pelindo, RSU Daya, Forum Komunikasi Paguyuban Masyarakat Madura, Komunitas Pecinta Iguana, Komunitas Naruto, Komunitas Free Style, Barongsai dan ratusan komunitas lain di Makassar. Zita Merina
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
