Logo Header Antaranews Makassar

Kaltim Tuan Rumah BIMP-EAGA 2016

Senin, 15 Desember 2014 14:31 WIB
Image Print
"Seluruh provinsi yang bergabung di BIMP-EAGA sudah menyetujui Kaltim sebagai tuan rumah 2016. Sulsel tentu tidak ada persoalan dan akan lebih fokus menyiapkan program demi prestasi yang lebih baik kedepan," jelasnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Provinsi Kalimantan Timur terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan BIMP-EAGA (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Philipina-East Asean Growth Area) IX 2016.

Sekretaris Umum BIMP-EAGA Sulsel Nukhrawi Nawir, saat dihubungi, Senin, mengatakan Kaltim mengalahkan kandidat lain yakni Papua yang juga sempat dimunculkan sebagai tuan rumah. Kaltim disepekati karena dari hal sarana dan prasarana lebih mendukung.

"Seluruh provinsi yang bergabung di BIMP-EAGA sudah menyetujui Kaltim sebagai tuan rumah 2016. Sulsel tentu tidak ada persoalan dan akan lebih fokus menyiapkan program demi prestasi yang lebih baik kedepan," jelasnya.

Sementara itu, Kontingen Sulawesi Selatan sukses mewujudkan target menempati posisi dua besar pada pelaksanaan BIMP-EAGA di Labuan Malaysia 6 - 10 Desember.

Sulsel di BIMP-EAGA 2014 menurunkan sebanyak 43 atlet terbaiknya. Seluruh atlet berasal dari tujuh cabang olahraga masing-masing futsal (10 atlet), sepak takraw (10 atlet), atletik (lima atlet), bulutangkis (enam atlet), pencak silat (enam atlet), panahan (empat atlet), serta voli pasir dengan dua atlet.

Kontingen Sulsel tampil sebagai runner-up setelah mengoleksi 10 medali emas, lima perak dan empat perunggu. Kontingen Sulsel hanya kalah dari Sabah, Malaysia, yang sukses menjadi juara umum dengan 14 emas, 13 perak dan 15 perunggu.

Dari tujuh cabang olahraga yang diikuti, kata dia, tim Sulsel hanya gagal dari cabang voli pasir. Sementara enam cabang lain sukses mengumpulkan medali untuk Sulsel diantaranya atletik yang menyumbangkan 5 emas, empat perak dan satu perunggu.

Adapula sepak takraw yang berhasil menyumbangkan empat emas, pencak silat merebut satu perak dan perunggu, bulutangkis (satu emas), panahan (satu perak) serta futsal dengan koleksi satu medali perunggu.

Hasil 2014 lebih baik dari pelaksanaan BIMP-EAGA di Filipina, 8-11 Desember 2012, kontingen Sulawesi Selatan ketika itu harus puas menempati peringkat ketiga dengan perolehan 10 medali emas, empat perak dan tiga perunggu.

Kontingen Sulsel harus mengakui keunggulan provinsi Sabah dan Sarawak Malaysia yang sukses sebagai juara dan runner-up BIMP-EAGA 2012

"Kami tentu berharap pencapaian ini bisa kita pertahankan bahkan ditingkatkan pada pelaksanaan 2016 di Kaltim. Hasil yang kita raih tentu saja tidak lepas dari kerja keras dan komitmen seluruh atlet untuk membuktikan layak memperkuat Sulsel," kata Sekum IPSI Sulsel tersebut.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026