Logo Header Antaranews Makassar

BI Sulsel tingkatkan kapasitas SDM pengelola Koperasi Ponpes

Minggu, 26 Oktober 2025 05:53 WIB
Image Print
Suasana foto bersama setelah pelatihan peningkatan kasitas SDM pengelola koperasi pondok pesantren yang dilakukan pihak BI Sulsel sebagai rangkaian peringatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS,) 2025. ANTARA/ HO-BI Sulsel.

Makassar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan meningkatkan kapasitas SDM pengelola koperasi pondok pesantren sebagai rangkaian Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025.

"Ini sebagai wujud komitmen BI dalam mengembangkan ekosistem EKSyar yang inklusif dan berkelanjutan," kata Asisten Direktur BI Sulsel Dhony Iwan Kristanto di Makassar, Sabtu.

BI Sulsel menyelenggarakan kegiatan “Capacity Building Koperasi Pondok Pesantren Sulawesi Selatan" yang diinisiasi untuk memperkuat sinergi antar-stakeholder dalam mendorong kemandirian ekonomi syariah berbasis pesantren.

Menurut Dhony, pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan pesantren melalui koperasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi umat.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Diskusi Panel yang menghadirkan para narasumber dan praktisi berpengalaman di bidang koperasi dan pemberdayaan ekonomi syariah diantaranya Pengurus Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur Abdur Rohman.

Termasuk Perwakilan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Muhammad Nurfitrani dan Ketua Koperasi Cahaya Phinisi Nusantara, Bank Sulselbar Dr Nirwan.

Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan wawasan praktis tentang penguatan kelembagaan, tata kelola usaha, serta strategi pengembangan koperasi berbasis pesantren.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk 16 peserta dari Pondok Pesantren binaan BI Sulsel, serta perwakilan dari HEBITREN Sulsel dan berbagai pesantren di wilayah Kabupaten Maros, Gowa dan Kota Makassar.

Melalui kegiatan Capacity Building ini, diharapkan para pengurus koperasi pesantren dapat memperkuat literasi bisnis syariah, memperluas jejaring dan akses pembiayaan syariah, serta meningkatkan kontribusi pesantren dalam pemberdayaan ekonomi umat.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026