Logo Header Antaranews Makassar

Pasar Pa`baeng-baeng Jadi Percontohan Pasar Sehat

Kamis, 8 Januari 2015 20:24 WIB
Image Print
"Mudah-mudahan percontohannya di sini berhasil karena program pasar sehat...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, H Syamsu Rizal mengatakan Pasar Pa`baeng-baeng dijadikan percontohan pasar sehat yang dapat diikuti daerah lain.

"Mudah-mudahan percontohannya di sini berhasil karena program pasar sehat itu bukan hanya bersihnya tapi mengubah perilaku," kata Syamsu di sela-sela peninjauan kegiatan Pasar Sehat di Pasar Pa`baeng-baeng, Makassar, Kamis.

Dia mengatakan keberhasilan Pasar Pa`baeng-baeng yang berada di poros Jalan Pa`baeng-baeng, diharapkan diikuti oleh daerah lain.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk memotivasi warga agar tetap menjaga kebersihan pasar, Pemkot Makassar bekerja sama dengan perusahaan swasta dan Yayasan Peduli Negeri memberikan hadiah "goody back" dan kupon undian pada warga kawasan Pa`baeng-baeng yang menimbang sampahnya.

"Itupun hadiah yang diberikan bertujuan mengedukasi, misalnya tas sekolah, uang sekolah dan perlengkapan lainnya bagi pedagang yang memiliki anak sekolah," katanya.

Menurut Wawali, percontohan pasar sehat dan kegiatan menimbang sampah yang kemudian ditukar kupon berhdiah, beras atau uang tunai merupakan bagian dari program Makassar ta` Tidak Rantasa (MTR).

Saat ini sudah ada sekitar 200 bank sampah yang tersebar di 14 kecamatan di Kota Makassar. Peran bank sampah tersebut, selain mengurangi volume sampah karena dapat dilakukan daur ulang, sekaligus untuk mebantu menyejahterakan masyarakat miskin.

"Karena sampahnya dapat ditukar beras ataupun uang. Bahkan sampah bekas dapat didaur ulang menjadi bahan kerajinan tangan yang bernilai ekonomis," katanya.

Hal itu diakui kelompok daur ulang sampah di Kelurahan Pa`baeng-baeng, Kecamatan Tamalate Atika.

Menurut dia, limbah plastik kresek maupun limbah sampah plastik laina dijadikan bahan yang bermanfaat seperti tas, pot bunga, boneka dan sebagainya. Bahkan sudah banyak yang datang berkunjung untuk belajar seperti pengunjung dari Surabaya, Gorontalo dan Palu. N Yuliastuti



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026